Pages

  • Home
  • About
  • Contact
Purnamairna. Powered by Blogger.
Irna R. Purnama
:)
Bismillah..

"Wahai hamba-hamba-Ku! Tidak ada ketakutan bagimu pada hari itu, dan tiada pula kamu bersedih hati.

(Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan mereka berserah diri.

Masuklah kamu ke dalam Surga, kamu dan pasanganmu akan digembirakan.
Kepada mereka diedarkan piring-piring da ngelas-gelas dari emas, dan di dalam Surga itu terdapat apa yang diingini oleh hati dan segala yang sedap (dipandang) mata. Dan kamu kekal didalamnya.

Dan itulah Surga yang diwariskan kepada kamu karena perbuatan yang telah kamu kerjakan.

Di dalam Surga itu terdapat banyak buah-buahan untukmu yang sebagiannya kamu makan.

Sungguh, orang-orang yang berdosa itu kekal di dalam azab neraka Jahannam.
Tidak diinginkan (azab) itu dari mereka, dan mereka berputus asa di dalamnya.

Dan tidaklah Kami menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi mereka sendiri"
(Q.S. Az-Zukhruf: 68-76)
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Bismillah.
Seorang Bos menugaskan anak buahnya untuk pergi ke ujung Indonesia Timur untuk sebuah kepentingan bisnis. Agar semua tugas bisa terpenuhi ia memberi bekal tiket pesawat, uang makan, uang akomodasi dan perbekalan lainnya. Karena jaraknya cukup jauh maka anak buah tersebut harus transit dahulu di Bali beberapa jam.Ketika transit di Bali, sang anak buah begitu terpesona dengan Bali. Melihat begitu banyak orang dari berbagai bangsa di Airport membuatnya terkesima.Karena masih ada waktu, ia lalu memutuskan untuk melihat suasana di luar airport. Bahkan ia menyempatkan diri naik taksi ke Denpasar dan Kuta.Makin lama melihat Bali ia makin tertarik.Ia lalu memutuskan untuk menginap di sana, ia gunakan semua fasilitas kantor dari bosnya untuk menikmati indahnya Bali, sampai akhirnya uangnya habis.Tanpa terasa ia sudah seminggu berada di Bali.Menurut Anda apa yang terjadi ketika ia bertemu dengan Bosnya?Apakah ia akan dipuji? Apakah ia akan diberi hadiah? Atau ia akan dihukum?Apakah ia berani bertemu Bosnya?

Tahukah Anda, pegawai itu mewakili sebagian besar manusia?Ya, manusia. Mungkin juga kita.Manusia diciptakan Allah untuk tugas menjadi rahmat bagi sekalian alam.

Hidup di dunia adalah transit bagi manusia untuk hidup yang lebih lama setelah kematian, dan bertemu Sang Pencipta.Tapi banyak orang yang lupa bahwa ada tujuan lain setelah kehidupan di dunia.Manusia sudah terlalu bersuka cita dengan keindahan transit di dunia dan melupakan akhirat.Kita diberi fasilitas otak, raga dan jiwa untuk bisa sampai ke tujuan bertemu dengan sang Pencipta.Tapi kita gunakan semua potensi kita hanya untuk kebutuhan sementara transit di dunia.Semoga saja kita tidak termasuk orang yang terlena di transit dunia ini.Amin.

Isa Alamsyah
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Apakah ada dua orang manusia yang di dunia saling mencintai, di akhirat justru saling memusuhi ?

Saat ini rasanya aku sedikit mengerti, perlahan, bagaimana mencintai karena Allah.. seperti apa sesungguhnya.. semoga aku semakin paham..

Jika cinta keduanya tidak berlandaskan ketaqwaan kepada Allah SWT., maka keduanya bisa saling bermusuhan di akhirat kelak. Apalagi cinta keduanya justru menyebabkan terjadinya perbuatan maksiat. Tentu kelak mereka akan bertengkar di akhirat. Seseorang yang sangat mencintai kekasihnya sering melakukan apa saja demi kekasihnya, tak peduli apapun juga, terkadang juga tak peduli pada pertimbangan dosa atau tidak dosa.
Jika yang dilakukan adalah dosa, tentu akan menyebabkan keduanya bermusuhan kelak di akhirat. Sebab, mereka akan berseteru di hadapan pengadilan Allah SWT. Inilah yang telah diperingatkan oleh Allah SWT. dalam surat Az-Zukhruf:67

"Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa"

Coba baca, perkataan Aisya kepada Fakhri dalam novel ayat-ayat cinta :
"Aku tak ingin kita yang sekarang ini saling menyayangi, kelak di akhirat justru menjadi musuh. Aku ingin kelak di akhirat kita menjadi sepasang kekasih yang dimuliakan Allah... Aku tak ingin kehilangan dirimu di dunia ini..dan aku lebih tak ingin kehilangan dirimu di akhirat nanti.."

"Aku tak ingin kehilangan dirimu di dunia ini..dan aku lebih tak ingin kehilangan dirimu di akhirat nanti.."
Subhanallah.. Saling Mencintai Karena Allah yang nyata.. :.)

"Wahai hamba-hamba-Ku! Tidak ada ketakutan bagimu pada hari itu, dan tiada pula kamu bersedih hati.
(Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan mereka berserah diri.
Masuklah kamu ke dalam Surga, kamu dan pasanganmu akan digembirakan.
Kepada mereka diedarkan piring-piring da ngelas-gelas dari emas, dan di dalam Surga itu terdapat apa yang diingini oleh hati dan segala yang sedap (dipandang) mata. Dan kamu kekal didalamnya.
Dan itulah Surga yang diwariskan kepada kamu karena perbuatan yang telah kamu kerjakan.
Di dalam Surga itu terdapat banyak buah-buahan untukmu yang sebagiannya kamu makan.
Sungguh, orang-orang yang berdosa itu kekal di dalam azab neraka Jahannam.
Tidak diinginkan (azab) itu dari mereka, dan mereka berputus asa di dalamnya.
Dan tidaklah Kami menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi mereka sendiri"
(Q.S. Az-Zukhruf: 68-76)

Maha benar Allah dengan segala firmanNya.
All praise is to Allah..
Semoga kita selalu dibimbingNya dan dapat mencintai siapapun orang-orang terkasih karena-Nya :)
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


I always adoring you..
more, always more everyday..
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

"Hamba-Ku tidak berlaku adil terhadapku, dia berdoa kepada-Ku sementara Aku malu menolaknya, dan dia bermaksiat sementara dia tidak malu kepada-Ku."
(disadur dari Hakikat Munajat, Prof.Moh.Mahdi Aashifi.)

Untuk itu, sekarang kita tahu bahwa tujuan hakiki dari berdoa sebenarnya bukan sekedar meminta keperluan saja. Tapi, tujuan berdoa adalah mencintai Allah SWT. :)

Saat berdoa, aku harus lebih mencintai Allah ketimbang apa yang aku minta. karena tahap jiwa berdoa adalah membangun hubungan cintaku kepada Allah swt. Doa seharusnya menjadi sarana hubunganku kepada Allah swt.

Jika aku mencintai Ayah, Ibu, kaka, tante, sahabat2,seseorang, maka aku harus sadar bahwa orang-orang yang aku cintai itu adalah pemberian Allah kepadaku.(terimakasih ya Allah, alhamdulillah :') )

Jika aku mencintai rumah, kuliah, barang2ku, maka aku pun harus sadar bahwa semua itu adalah pemberian Allah secara cuma2 kepadaku.

Layakkah aku lebih mencintai semua itu lebih besar dari pada Dia yang memberikannya kepadaku?

All praise is to Allah.. :)
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Bismillah. ini adalah artikel yang Irna baca di catatan teman Irna. Irna suka ceritanya. selamat membaca :)

Entah kenapa, akhir-akhir ini tampaknya bahasan ini mendominasi. Bagaimana kemuliaan wanita itu teraih dengan ‘melawan arus’ kebanyakan orang, saat semua orang berlomba-lomba menarik perhatian dengan menunjukkan keindahannya, seorang muslimah sejati menutupinya. Ketika kebanyakan muslimah sibuk dengan model jilbab terbaru, ia menjulurkan jilbabnya semakin panjang. Ketika mata kebanyakan wanita terpaut pada manisnya pria-pria korea, ia menundukkan pandangannya (loh? Hehe). Tidak salah. Jilbab, penampilan, tingkahlaku, hanya sedikit dari banyak factor penilaian kemuliaan seorang muslimah.

Maka siapkah, calon bidadari-bidadari surga ini, melawan arus yang satu ini?

Suatu ketika seorang akhwat masuk ke sebuah kampus, dalam waktu yang tidak lama ia segeram menjadi perbincangan seluruh aktivis kampus, termasuk di kalangan ikhwan. Karena apa? Ia adalah seorang akhwat yang memiliki wajah yang bisa dikatakan tidak terlalu mempesona kalau hanya melihat sekilas, tapi manis. Yang menarik adalah sikapnya yang santun, lembut, cerdas, baik hati dan tidak sombong, seorang aktivis kampus sejati dengan hafalan qur’an belasan juz, sangat menjaga diri dari interaksinya dengan lawan jenis, dan...berpenampilan paling rapi dibandingkan akhwat-akhwat yang lain di tempat itu. Ya, mereka menemukan seseorang yang baru, yang lain dari yang lain. Sosok akhwat dambaan ikhwan dan sosok ummahat dambaan ummat, sangat mencintai Allah dan RasulNya, juga memiliki ghirah yang luar biasa dalam perjuangan. Hmm...dia memang bidadari dunia. Jangankan ikhwan, sesama akhwat pun disamping akan iri, juga akan ikut berdebar bila berada di dekatnya. Segan. Subhanallah...

Tetapi, dirinya merasa risih dengan perbincangan seluruh aktivis kampus apalagi setelah diketahuinya tidak sedikit ikhwan yang memendam rasa padanya. Lantas dia bertanya-tanya dalam hatinya, dia sudah menjaga diri sebaik yang ia mampu, tetapi mengapa masih seperti ini? Ia sama sekali tidak pernah berniat ’menggoda’ dan ’menarik perhatian’. Seperti sudah bakat alaminya untuk eksis di suatu komunitas. Maka setiap kali ia teringat betapa orang-orang memperbincangkan dirinya, dan satu dua tiga ikhwan dan seterusnya mulai menyatakan minatnya, dia makin merasa risih hingga berniat menggunakan cadar dengan harapan akan mengurangi intensitas ’gangguan’.

Jika dibandingkan dengan kisah yang ini, jelas akan berbeda.

Seorang akhwat berada di kampus yang sama. Akhwat yang biasa. Tidak cantik, juga tidak terlihat manis. Mungkin jika dilihat lebih saksama akan terlihat garis-garis manis sekaligus keras di wajahnya. Aktivitasnya juga biasa. Mungkin iya sibuk sana sini, tapi tidak banyak yang tahu. Dia sama baik, sama santun, sama menjaga interaksi, tetapi dengan cara yang berbeda. Dia memperlakukan orang sesuai dengan karakternya sehingga seseorang yang berinteraksi dengannya akan merasa nyaman di dekatnya. Interaksi dengan lawan jenis pun berusaha senormal mungkin meski dia tetap meminimalisir interaksi untuk hal-hal yang tidak urgent. Dia sangat biasa. Tidak menjadi perbincangan, jelas. Sangat biasa, karena ia bukan pula aktivis yang terpandang di kampus atau lingkungan sekitarnya. Terkadang ia iri dengan akhwat pertama tapi, ia sangat mengaguminya. Tapi ia sadar betul, bukan itu yang ia cari. Ia tahu, Allah memandangnya. Ya, tidak banyak yang tahu, dia pun sama cinta pada Allah dan RasulNya, dan sama semangat dalam perjuangannya.

Apa yang berbeda? Ya jelas beda laaah....hehe

Memang tampaknya tidak terlihat ada yang tertarik pada akhwat kedua, seolah pandangan semua orang tertarik pada akhwat pertama.

Tapi terlihat ironis ketika akhwat kedua sibuk diuji dalam langkah strategi perjuangannya, akhwat pertama disibukkan dengan strategi mengatasi ’gangguan’ ikhwan, sesuatu yang sudah dijanjikan dan sudah dipastikan Allah ada untuk setiap manusia, disaat Islam, yang diperjuangkannya, terpuruk dan membutuhkan fokus lebih dari para pejuangnya. Mengapa seperti itu?

Mungkin banyak perbedaan diantara keduanya, tapi yang paling dominan disini adalah : Ke’mencolok’kan tingkah.

Akhwat pertama punya satu hal yang mungkin-bisa-disebut-kesalahan

, yaitu terlalu mencolok dan siapapun bisa melihatnya. Sekilas ia memang bidadari dunia...tapi bidadari tidak dinikmati semua orang.

Kita tahu, bahwa setiap bagian dari wanita adalah keindahan, dari segi fisik, pemikiran, ruh, semuanya indah. Dan semua itu menggoda, termasuk tingkahnya. Kenapa keseluruhannya begitu menggoda? Karena pada keseluruhan wanita ada setan. Ada setan dalam setiap bagian wanita, bahkan dalam sms pun ada setannya.

Kalau wanita adalah permata, akhwat pertama ada di permukaan. Kilaunya memancar kemana-mana dan semua orang dapat menemukannya. Akhwat kedua, ia terkubur dalam-dalam, tertempa lebih keras di kedalaman, dan kilaunya memang terpancar keluar, tapi tidak semua dapat menemukan sumber kilauannya, tidak semua dapat menemukannya. Ia dilindungi Allah di kedalamannya.

Allah menjaganya lebih dari yang lain, dan hanya merelakannya ditemukan oleh orang yang luar biasa. Yang menemukannya bisa jadi biasa, tapi ia luar biasa, karena dapat menemukan sesuatu yang luar biasa pada sesuatu yang bisasa.

Permata yang tertempa lebih keras jauh lebih indah, bahkan di kedalaman pun kilaunya tetap memancar.

Ya, tidak semua orang dapat menemukannya. Yang menemukannya hanya yang luar biasa. Yakinlah ia luar biasa, ukhti, karena permata itu dicari.

Mungkin saja...mungkin...ini maksudnya ”yang baik untuk yang baik dan yang buruk untuk yang buruk.”

Jangan sampai kita merasa bertemu dalam kondisi yang sama, tapi tidak tahu sama baik atau sama buruk. Ukhti, kau bisa saja luar biasa, tapi hati-hati mendapatkan yang biasa, salah satu dari ribuan yang menaruh perhatian padamu.

Dua akhwat ini hanya satu contoh dari sekian banyak tipe ’muslimah idaman’ yang menarik perhatian banyak orang. Ke’mencolok’kan tidak selalu seperti ini.

Karena permata itu dicari, ukhti...

Teruntuk para ukhti : ayo fokus,,,temukan kedalaman dimana kau dilindungi olehNya. Ayo fokus! Din ini membutuhkan jejakmu lebih untuk tegak. Buktikan dan azamkan, kita tidak akan pernah cemas dengan apa yang telah dijanjikan Allah untukmu. Buktikan, bahwa masalah-sesuatu-yang-pasti ini tidak akan mengganggu konsentrasimu untuk terus bergerak. Ayo buktikan! Karena itu menentukan sedalam apa Allah akan menyimpanmu dan melindungimu. Dan menyelamatkanmu di hari Akhir nanti.

Teruntuk para Akhi : Tetap fokus! Karena itu yang menentukanmu menjadi seseorang yang biasa atau luar biasa. Seseorang yang luar biasa, adalah yang dapat menemukan sesuatu yang luar biasa pada sesuatu yang biasa. Hanya orang biasa yang tertarik pada sesuatu yang luarbiasa dan semua orang juga melihatnya luar biasa. Kau hanya menjadi orang biasa saat menjadi sama dengan banyak orang. Jangan pernah cemaskan sesuatu yang pasti ada untukmu. Tetap fokus! Perjuangan masih panjang. Kau akan menemukannya di perjalanan.^^v tetap maju.

Karena jalan ini tidak mungkin dapat ditempuh oleh orang-orang yang cemas akan masa depan rejeki dan kehidupannya
(Hasan Al-Banna)

Fokuskan langkah, pikiran dan hati. Katanya mau berjuang??? Jangan cemas. Dan jangan bahas lagi ini, geli ^^

Jangan cemas, karena Sang Cinta sudah menjanjikannya untukmu.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Bismillah.

Aku tidak tahu bagaimana persis kesedihan yang Ia alami, namun mendengar kabarnya saja, Ya Allah.. rasanya ingin sekali erat aku memeluknya.. memeluknya sampai Ia tenang.. seraya berkata, "aku mencintaimu..tabahlah..bersabarlah..engkau akan mendapat kebahagiaan yang lebih dari ini segera..Allah menyayangimu..Aku juga sangat menyayangimu.."

Maafkan aku.. maafkan aku yang tidak bisa berbuat apa-apa..

Aku ingin memelukmu.. hingga gundah di hatimu hilang..
Aku sangat mengenalmu..mengenal kebaikanmu..sejak kecil..hingga sekarang..
Engkau adalah yang terbaik..

Jika melihat dari sisi kebaikanmu yang luar biasa, aku bisa saja mengatakan.. bahwa apa yang Engkau alami tidak pantas Engkau dapatkan..

Namun sesungguhnya Allah lebih mengenalmu.. Aku tahu.. Ini ujian dariNya.. Agar kecintaanmu kepadaNya semakin kuat.. agar cintaNya semakin mengalir kepadamu...ini adalah tanda bahwa Allah sangat mencintaiMu..

...

Aku sangat menyayangimu.. Aku ingin memelukmu..

Mungkin.. Engkau menangis menghadapinya..
Namun semua dibalik itu.. Allah memberimu..kebaikan...

Engkau akan mendapat kabar gembira..bersabarlah..
seperti janjiNya..

ات Ùˆ بشّر الصابرينالذين اذا أصابتهم مصيبة قالوا إنّ لله Ùˆ إنّاليه راجعون
"Dan sampaikanlah berita gembira bagi orang-orang yang sabar. Yaitu ketika ditimpa musibah Ia ucapkan Innalillahi wa inna ilaihi raajiun"
Qs. Albaqarah 155-156

Engkau akan mendapatkan..tempat dan kedudukan yang mulia..disisi Allah..

Semoga Allah mengalirkan asmaNya yang pemaaf kepadamu seperti apa yang Engkau do'kan.. Allah..Allahumma aamiin..

Bersabarlah...tabahlah...Engkau akan mendapatkan kebahagiaan..terlebih dari sebelumnya...
Allah sangat menyayangimu, aku yakin...Aku yakin...

Semoga Engkau dapat melewatinya..dan segera menyambut kebahagiaan itu..
Jika tiada makhluk yang sempurna..maka benar karena kesempurnaan hanya milik Allah..

Tapi untuk penilaian sebagai seorang manusia..
Engkau adalah kakak yang sempurna untukku..
Aku juga yakin bahwa Engkau adalah suami dan ayah yang sempurna..

Kak..aku ingin memelukmu...
Aku menyayangimu...sangat..
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar

Bismillah.
Ada seorang wanita bernama Asma binti Sakan. Beliau seringkali hadir dalam pengajian Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam. Pada suatu hari, Asma bertanya kepada Rasulullah:

“Ya Rasululloh, engkau diutus Allah kepada kaum pria dan wanita, tapi mengapa banyak ajaran syariat lebih banyak untuk kaum pria? Kami pun ingin seperti mereka. Kaum pria diwajibkan shalat Jum’at, sedangkan kami tidak; mereka mengantar jenazah, sementara kami tidak; mereka diwajibkan berjihad, sedangkan kami tidak. Bahkan, kami mengurusi rumah, harta, dan anak mereka. Kami ingin seperti mereka".


Maka, Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam menoleh kepada sahabatnya sambil berkata:“Tidak pernah aku mendapat pertanyaan sebaik pertanyaan wanita ini" Lalu Rasulullah berkata pada Asma,

" Kembalilah wahai Asma’ dan beritahukan kepada para wanita yang berada di belakangmu; bahwa perlakuan baik salah seorang di antara mereka kepada suaminya, upayanya untuk mendapat keridhaan suaminya, dan ketundukkannya untuk senantiasa mentaati suami; itu semua dapat mengimbangi seluruh amal yang kamu sebutkan yang dikerjakan oleh kaum laki-laki.”


Mendengar jawaban Rasulullah, Asma’ berlalu dengan wajah berseri-seri dan mengucapkan tahlil sebagai tanda kemenangan karena mendapatkan apa yang mereka impikan sebagai kaum wanita. Tak lama setelah itu, para shahabiyah yang mendengar kabar Asma’ selaku duta mereka pun mengumandangkan takbir setelah mendengar jawaban Rasululloh. Allahu Akbar !
:)
(HR Ibnu Abdil Bar)
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
I thank Allah for those precious people in my life. They make me feel like I have new family here.

Allah Thank You for define me to him who bring me to that new life. You know everything My Rabb, and I do not. Guide me...Protect me from something wrong I will make (~/\~)

From him I met the beautiful woman who I admire like my own mom
And I met many pretty active and cute kids after my heart; make me want to have many cute children soon! :’>

I was so very happy when I with them. 
Wish them always in Allah’s love.

My precious people in my life...

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
untuk Keluargaku..PURNAMA..
Allah Rabbku yang kudambakan cintanya..
Semoga Apa selalu bahagia bersamaMu dan tersenyum melihatku.melihat kami..
semoga Engkau mempertemukanku, mempertemukan kami kembali dengannya dalam keadaan yang penuh bahagia.
Bahagiakanlah Ibuku dgn kebahagiaan hakiki dan beri aku kesempatan untuk SANGAT membahagiakannya..

Untuk kakak2ku, semoga Engkau Rabbku..selalu penuhi hidup mereka dengan limpahan rahmat..berkah dan hidayahMu.. Menjadikan mereka semakin taat dan mencintaiMu.. Menjadikan anak-anak mereka shaleh shalehah yang menjadi penolong di akhirat kelak..

Rabbku..Doa ini aku pinta..disaat aku tidak bisa memberikan apa-apa.. bukan seorang anak yang baik..juga adik yang baik..
Aku ingin kami,keluarga ini..keluarga yang Engkau beri untukku.. menjadi keluarga yang penuh keberkahan..kebahagiaan..dan penuh rahmat...

Bukan bahagia karena banyak harta.. namun bahagia karena rasa syukur yang memenuhi hati kami..

BAHAGIA..BERKAH..dan PENUH RAHMAT karena ketaatan kepadaMu..
BAHAGIA..BERKAH..dan PENUH RAHMAT karena rasa kecintaan kepadaMu...

Untuk itu Rabbku Yaa Bashir Yaa 'Alim..
Jadikanlah hati kami, hati yang SEMAKIN mencintaiMu..setulusnya..sebenar-benar kami mencintai..
cinta kepadaMu yang terpancar dalam doa..ucapan..dan setiap langkah kami..

Aku mencintai keluargaku..
mencintai Apa..

Allah jagalah kami yang masih berada di dunia ini..dengan penjagaan yang baik..
jaga kami selalu dalam lindunganMu..
Jaga kami dari hal yang tidak Engkau sukai..
Jaga kami untuk berada dalam ketaatan..
jaga kami dalam cintaMu..

Allah bantu kami dalam menjalani dunia ini.. ketika kami salah..ingatkan kami hingga kami kembali dalam cinta kepadaMu..
Jika kami belum tahu dan belum bisa mentaatiMu..beri kami hidayah dan pelukanMu..hingga kami berada dalam ketaatan itu.. Allah..
Hingga nanti..
Kami menjadi orang-orang yang saling menolong di akhirat...
saling menolong karena kami disini, sekarang, dan seterusnya menjadi keluarga yang Sangat MencintaiMu..
Berada dalam kebaikan dan perlindunganMu..

Aku mencintai Ibuku..sangat mencintainya..
juga kakak2ku..
Semoga..kita menjadi keluarga yang beruntung di dunia dan apalagi di akhirat nanti..
sehingga kita bisa bertemu lagi disana..yaah.. :.)

hidup ini..Purnama ini..harus berkumpul lagi dalam keadaan bahagia di akhirat nanti..
sama Apa..yg sudah sangat kita rindukan..dan semuanya..
Mari kita memantaskan diri untuk meraih kebahagiaan hakiki itu..kebahagiaan yg akan kita peroleh nanti..ya Mah..kakak2..
amiin.

salam sayang..
the last Purnama,
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Bismillah..

Apa..
Aku selalu memanggil ayahku dengan sebutan "Apa" :)
Beliau..yang selalu ada di dalam hati. Ramadhan pertama tanpa Apa..sangat terasa ada yang kurang, tetapi tetap kami menyambut Ramadhan dengan bahagia, karena kami tahu, Apa juga bahagia.. :)

Ada kertas yg kami temukan yg dilipat dan disimpan di saku Jas yang biasa Apa pake jika pergi ke mesjid atau ke kantor..

setelah dibuka, itu adalah doa indah yang tulus yang Apa tulis.. :.) ini do'anya..

"Ya Allah, bentuklah putra-putriku menjadi manusia yang kuat untuk mengetahui manakala mereka lemah dan berani menghadapi dirinya sendiri manakala mereka takut..

Ya Allah, jadikanlah putra-putriku manusia yang teguh dalam kekalahan, jujur dan rendah hati serta halus dalam kemenangan..

Ya Allah, jadikanlah putra-putriku manusia yang selalu berusaha mewujudkan hasrat-hasratnya dalam tindakan yang selalu mendekatkan dirinya kepada Engkau..

Ya Allah, Aku mohon agar Putra-putriku jangan hanya dipimpin diatas jalan yang mudah dan lunak, tetapi juga dalam desakan kesulitan dan tantangan..

ya Allah, didiklah putra putriku agar teguh berdiri di tengah badai, serta berbelas kasihan terhadap mereka yang lemah dan gagal..

Ya Allah, jadikanlah putra putriku manusia yang sanggup memimpin dirinya sendiri sebelum berhasrat memimpin orang lain dan jadikanlah manusia yang sanggup menjangkau hari depan tanpa melupakan masa lampau..

ya Allah, Aku mohon putra putriku diberi perasaan jenaka agar dia bisa bersungguh-sungguh tanpa menganggap dirinya terlampau serius."

Amiin..Allahumma amiin Ya Rabb.. :.)

there's nothing that I can say but "I love..love you so much.." Apa..yang indah..yang tegar..yang sabar...yang baik..yang shaleh..terbaik..terindah..tersayang...

tercinta...
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar

Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Newer Posts

HELLO!

HELLO!
24 y/o wife, graphic designer, and bachelor of communication design, who live within dreams of positive changes.

SAY HI ON

SAY HI ON

SOCIAL MEDIA

  • FACEBOOK
  • INSTAGRAM
  • TWITTER
  • ZAID
  • YOUTUBE
  • ZELINA

Blog Archive

  • ►  2018 (1)
    • ►  July (1)
  • ►  2017 (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2016 (1)
    • ►  July (1)
  • ►  2015 (3)
    • ►  October (1)
    • ►  July (2)
  • ►  2014 (5)
    • ►  November (1)
    • ►  May (2)
    • ►  March (2)
  • ►  2013 (18)
    • ►  December (1)
    • ►  September (4)
    • ►  July (6)
    • ►  June (1)
    • ►  April (2)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2012 (6)
    • ►  December (2)
    • ►  October (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (2)
  • ▼  2011 (12)
    • ▼  December (10)
      • Qs. Az-Zukhruf.. :)
      • Betah di Transit
      • Mencintai atau memusuhi ?
      • Apa :)
      • Sang Maha Penyayang
      • Karena Permata itu dicari..
      • Bersabarlah,tabahlah..
      • Pertanyaan Asma Binti Sakan
      • They Are My Precious Gift
      • Untuk keluargaku..Purnama..
    • ►  August (1)
      • Surat Indah Dari Ayah
    • ►  April (1)
      • It's me

recent posts

Popular Posts

  • The Amazing Qur'an Journal Book
    In the name of Allah Most Gracious, Most Merciful Salam. How are You? Thank you for coming again..so you really want to know what's ...
  • So EXCITED! INTERNSHIP!
    Bismillah. Huaaaaaaaaa...been so........... so.... so.... long and I really miss you Bloggy! Many comments arrived in my email and I reall...
  • Another Phase of Life
    In the name of Allah, the Most Gracious Most Merciful Hello & Assalamualaikum everyone, How are yoouu? Been so long! I'm so happ...
  • Between Love & Work & Effort
      Happy Ramadhan! You know, It's been several weeks I was keeping my self on writing this topic. Kinds of work in my internship pr...
  • Timezone, then KFC
    Bismillah When I looked back my photos in my laptop, I found my day-pictures with Mrs.novie, Mr.Irvan and the students. (who they are?lat...

Page Views

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates