Pages

  • Home
  • About
  • Contact
Purnamairna. Powered by Blogger.
Irna R. Purnama

Apakah ada dua orang manusia yang di dunia saling mencintai, di akhirat justru saling memusuhi ?

Saat ini rasanya aku sedikit mengerti, perlahan, bagaimana mencintai karena Allah.. seperti apa sesungguhnya.. semoga aku semakin paham..

Jika cinta keduanya tidak berlandaskan ketaqwaan kepada Allah SWT., maka keduanya bisa saling bermusuhan di akhirat kelak. Apalagi cinta keduanya justru menyebabkan terjadinya perbuatan maksiat. Tentu kelak mereka akan bertengkar di akhirat. Seseorang yang sangat mencintai kekasihnya sering melakukan apa saja demi kekasihnya, tak peduli apapun juga, terkadang juga tak peduli pada pertimbangan dosa atau tidak dosa.
Jika yang dilakukan adalah dosa, tentu akan menyebabkan keduanya bermusuhan kelak di akhirat. Sebab, mereka akan berseteru di hadapan pengadilan Allah SWT. Inilah yang telah diperingatkan oleh Allah SWT. dalam surat Az-Zukhruf:67

"Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa"

Coba baca, perkataan Aisya kepada Fakhri dalam novel ayat-ayat cinta :
"Aku tak ingin kita yang sekarang ini saling menyayangi, kelak di akhirat justru menjadi musuh. Aku ingin kelak di akhirat kita menjadi sepasang kekasih yang dimuliakan Allah... Aku tak ingin kehilangan dirimu di dunia ini..dan aku lebih tak ingin kehilangan dirimu di akhirat nanti.."

"Aku tak ingin kehilangan dirimu di dunia ini..dan aku lebih tak ingin kehilangan dirimu di akhirat nanti.."
Subhanallah.. Saling Mencintai Karena Allah yang nyata.. :.)

"Wahai hamba-hamba-Ku! Tidak ada ketakutan bagimu pada hari itu, dan tiada pula kamu bersedih hati.
(Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan mereka berserah diri.
Masuklah kamu ke dalam Surga, kamu dan pasanganmu akan digembirakan.
Kepada mereka diedarkan piring-piring da ngelas-gelas dari emas, dan di dalam Surga itu terdapat apa yang diingini oleh hati dan segala yang sedap (dipandang) mata. Dan kamu kekal didalamnya.
Dan itulah Surga yang diwariskan kepada kamu karena perbuatan yang telah kamu kerjakan.
Di dalam Surga itu terdapat banyak buah-buahan untukmu yang sebagiannya kamu makan.
Sungguh, orang-orang yang berdosa itu kekal di dalam azab neraka Jahannam.
Tidak diinginkan (azab) itu dari mereka, dan mereka berputus asa di dalamnya.
Dan tidaklah Kami menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi mereka sendiri"
(Q.S. Az-Zukhruf: 68-76)

Maha benar Allah dengan segala firmanNya.
All praise is to Allah..
Semoga kita selalu dibimbingNya dan dapat mencintai siapapun orang-orang terkasih karena-Nya :)
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


I always adoring you..
more, always more everyday..
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

"Hamba-Ku tidak berlaku adil terhadapku, dia berdoa kepada-Ku sementara Aku malu menolaknya, dan dia bermaksiat sementara dia tidak malu kepada-Ku."
(disadur dari Hakikat Munajat, Prof.Moh.Mahdi Aashifi.)

Untuk itu, sekarang kita tahu bahwa tujuan hakiki dari berdoa sebenarnya bukan sekedar meminta keperluan saja. Tapi, tujuan berdoa adalah mencintai Allah SWT. :)

Saat berdoa, aku harus lebih mencintai Allah ketimbang apa yang aku minta. karena tahap jiwa berdoa adalah membangun hubungan cintaku kepada Allah swt. Doa seharusnya menjadi sarana hubunganku kepada Allah swt.

Jika aku mencintai Ayah, Ibu, kaka, tante, sahabat2,seseorang, maka aku harus sadar bahwa orang-orang yang aku cintai itu adalah pemberian Allah kepadaku.(terimakasih ya Allah, alhamdulillah :') )

Jika aku mencintai rumah, kuliah, barang2ku, maka aku pun harus sadar bahwa semua itu adalah pemberian Allah secara cuma2 kepadaku.

Layakkah aku lebih mencintai semua itu lebih besar dari pada Dia yang memberikannya kepadaku?

All praise is to Allah.. :)
Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Bismillah. ini adalah artikel yang Irna baca di catatan teman Irna. Irna suka ceritanya. selamat membaca :)

Entah kenapa, akhir-akhir ini tampaknya bahasan ini mendominasi. Bagaimana kemuliaan wanita itu teraih dengan ‘melawan arus’ kebanyakan orang, saat semua orang berlomba-lomba menarik perhatian dengan menunjukkan keindahannya, seorang muslimah sejati menutupinya. Ketika kebanyakan muslimah sibuk dengan model jilbab terbaru, ia menjulurkan jilbabnya semakin panjang. Ketika mata kebanyakan wanita terpaut pada manisnya pria-pria korea, ia menundukkan pandangannya (loh? Hehe). Tidak salah. Jilbab, penampilan, tingkahlaku, hanya sedikit dari banyak factor penilaian kemuliaan seorang muslimah.

Maka siapkah, calon bidadari-bidadari surga ini, melawan arus yang satu ini?

Suatu ketika seorang akhwat masuk ke sebuah kampus, dalam waktu yang tidak lama ia segeram menjadi perbincangan seluruh aktivis kampus, termasuk di kalangan ikhwan. Karena apa? Ia adalah seorang akhwat yang memiliki wajah yang bisa dikatakan tidak terlalu mempesona kalau hanya melihat sekilas, tapi manis. Yang menarik adalah sikapnya yang santun, lembut, cerdas, baik hati dan tidak sombong, seorang aktivis kampus sejati dengan hafalan qur’an belasan juz, sangat menjaga diri dari interaksinya dengan lawan jenis, dan...berpenampilan paling rapi dibandingkan akhwat-akhwat yang lain di tempat itu. Ya, mereka menemukan seseorang yang baru, yang lain dari yang lain. Sosok akhwat dambaan ikhwan dan sosok ummahat dambaan ummat, sangat mencintai Allah dan RasulNya, juga memiliki ghirah yang luar biasa dalam perjuangan. Hmm...dia memang bidadari dunia. Jangankan ikhwan, sesama akhwat pun disamping akan iri, juga akan ikut berdebar bila berada di dekatnya. Segan. Subhanallah...

Tetapi, dirinya merasa risih dengan perbincangan seluruh aktivis kampus apalagi setelah diketahuinya tidak sedikit ikhwan yang memendam rasa padanya. Lantas dia bertanya-tanya dalam hatinya, dia sudah menjaga diri sebaik yang ia mampu, tetapi mengapa masih seperti ini? Ia sama sekali tidak pernah berniat ’menggoda’ dan ’menarik perhatian’. Seperti sudah bakat alaminya untuk eksis di suatu komunitas. Maka setiap kali ia teringat betapa orang-orang memperbincangkan dirinya, dan satu dua tiga ikhwan dan seterusnya mulai menyatakan minatnya, dia makin merasa risih hingga berniat menggunakan cadar dengan harapan akan mengurangi intensitas ’gangguan’.

Jika dibandingkan dengan kisah yang ini, jelas akan berbeda.

Seorang akhwat berada di kampus yang sama. Akhwat yang biasa. Tidak cantik, juga tidak terlihat manis. Mungkin jika dilihat lebih saksama akan terlihat garis-garis manis sekaligus keras di wajahnya. Aktivitasnya juga biasa. Mungkin iya sibuk sana sini, tapi tidak banyak yang tahu. Dia sama baik, sama santun, sama menjaga interaksi, tetapi dengan cara yang berbeda. Dia memperlakukan orang sesuai dengan karakternya sehingga seseorang yang berinteraksi dengannya akan merasa nyaman di dekatnya. Interaksi dengan lawan jenis pun berusaha senormal mungkin meski dia tetap meminimalisir interaksi untuk hal-hal yang tidak urgent. Dia sangat biasa. Tidak menjadi perbincangan, jelas. Sangat biasa, karena ia bukan pula aktivis yang terpandang di kampus atau lingkungan sekitarnya. Terkadang ia iri dengan akhwat pertama tapi, ia sangat mengaguminya. Tapi ia sadar betul, bukan itu yang ia cari. Ia tahu, Allah memandangnya. Ya, tidak banyak yang tahu, dia pun sama cinta pada Allah dan RasulNya, dan sama semangat dalam perjuangannya.

Apa yang berbeda? Ya jelas beda laaah....hehe

Memang tampaknya tidak terlihat ada yang tertarik pada akhwat kedua, seolah pandangan semua orang tertarik pada akhwat pertama.

Tapi terlihat ironis ketika akhwat kedua sibuk diuji dalam langkah strategi perjuangannya, akhwat pertama disibukkan dengan strategi mengatasi ’gangguan’ ikhwan, sesuatu yang sudah dijanjikan dan sudah dipastikan Allah ada untuk setiap manusia, disaat Islam, yang diperjuangkannya, terpuruk dan membutuhkan fokus lebih dari para pejuangnya. Mengapa seperti itu?

Mungkin banyak perbedaan diantara keduanya, tapi yang paling dominan disini adalah : Ke’mencolok’kan tingkah.

Akhwat pertama punya satu hal yang mungkin-bisa-disebut-kesalahan

, yaitu terlalu mencolok dan siapapun bisa melihatnya. Sekilas ia memang bidadari dunia...tapi bidadari tidak dinikmati semua orang.

Kita tahu, bahwa setiap bagian dari wanita adalah keindahan, dari segi fisik, pemikiran, ruh, semuanya indah. Dan semua itu menggoda, termasuk tingkahnya. Kenapa keseluruhannya begitu menggoda? Karena pada keseluruhan wanita ada setan. Ada setan dalam setiap bagian wanita, bahkan dalam sms pun ada setannya.

Kalau wanita adalah permata, akhwat pertama ada di permukaan. Kilaunya memancar kemana-mana dan semua orang dapat menemukannya. Akhwat kedua, ia terkubur dalam-dalam, tertempa lebih keras di kedalaman, dan kilaunya memang terpancar keluar, tapi tidak semua dapat menemukan sumber kilauannya, tidak semua dapat menemukannya. Ia dilindungi Allah di kedalamannya.

Allah menjaganya lebih dari yang lain, dan hanya merelakannya ditemukan oleh orang yang luar biasa. Yang menemukannya bisa jadi biasa, tapi ia luar biasa, karena dapat menemukan sesuatu yang luar biasa pada sesuatu yang bisasa.

Permata yang tertempa lebih keras jauh lebih indah, bahkan di kedalaman pun kilaunya tetap memancar.

Ya, tidak semua orang dapat menemukannya. Yang menemukannya hanya yang luar biasa. Yakinlah ia luar biasa, ukhti, karena permata itu dicari.

Mungkin saja...mungkin...ini maksudnya ”yang baik untuk yang baik dan yang buruk untuk yang buruk.”

Jangan sampai kita merasa bertemu dalam kondisi yang sama, tapi tidak tahu sama baik atau sama buruk. Ukhti, kau bisa saja luar biasa, tapi hati-hati mendapatkan yang biasa, salah satu dari ribuan yang menaruh perhatian padamu.

Dua akhwat ini hanya satu contoh dari sekian banyak tipe ’muslimah idaman’ yang menarik perhatian banyak orang. Ke’mencolok’kan tidak selalu seperti ini.

Karena permata itu dicari, ukhti...

Teruntuk para ukhti : ayo fokus,,,temukan kedalaman dimana kau dilindungi olehNya. Ayo fokus! Din ini membutuhkan jejakmu lebih untuk tegak. Buktikan dan azamkan, kita tidak akan pernah cemas dengan apa yang telah dijanjikan Allah untukmu. Buktikan, bahwa masalah-sesuatu-yang-pasti ini tidak akan mengganggu konsentrasimu untuk terus bergerak. Ayo buktikan! Karena itu menentukan sedalam apa Allah akan menyimpanmu dan melindungimu. Dan menyelamatkanmu di hari Akhir nanti.

Teruntuk para Akhi : Tetap fokus! Karena itu yang menentukanmu menjadi seseorang yang biasa atau luar biasa. Seseorang yang luar biasa, adalah yang dapat menemukan sesuatu yang luar biasa pada sesuatu yang biasa. Hanya orang biasa yang tertarik pada sesuatu yang luarbiasa dan semua orang juga melihatnya luar biasa. Kau hanya menjadi orang biasa saat menjadi sama dengan banyak orang. Jangan pernah cemaskan sesuatu yang pasti ada untukmu. Tetap fokus! Perjuangan masih panjang. Kau akan menemukannya di perjalanan.^^v tetap maju.

Karena jalan ini tidak mungkin dapat ditempuh oleh orang-orang yang cemas akan masa depan rejeki dan kehidupannya
(Hasan Al-Banna)

Fokuskan langkah, pikiran dan hati. Katanya mau berjuang??? Jangan cemas. Dan jangan bahas lagi ini, geli ^^

Jangan cemas, karena Sang Cinta sudah menjanjikannya untukmu.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

HELLO!

HELLO!
24 y/o wife, graphic designer, and bachelor of communication design, who live within dreams of positive changes.

SAY HI ON

SAY HI ON

SOCIAL MEDIA

  • FACEBOOK
  • INSTAGRAM
  • TWITTER
  • ZAID
  • YOUTUBE
  • ZELINA

Blog Archive

  • ▼  2018 (1)
    • ▼  July (1)
      • Maryam and the story of her birth process
  • ►  2017 (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2016 (1)
    • ►  July (1)
  • ►  2015 (3)
    • ►  October (1)
    • ►  July (2)
  • ►  2014 (5)
    • ►  November (1)
    • ►  May (2)
    • ►  March (2)
  • ►  2013 (18)
    • ►  December (1)
    • ►  September (4)
    • ►  July (6)
    • ►  June (1)
    • ►  April (2)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2012 (6)
    • ►  December (2)
    • ►  October (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2011 (12)
    • ►  December (10)
    • ►  August (1)
    • ►  April (1)

recent posts

Popular Posts

  • Another Phase of Life
    In the name of Allah, the Most Gracious Most Merciful Hello & Assalamualaikum everyone, How are yoouu? Been so long! I'm so happ...
  • Bus Station #1 : BAIK!
    Bismillah. :) So grateful that I can post this time. :) Hope life being nice to you lately,my pray as usual. :) Di tengah research pr...
  • My Calligraphy Was Sold at the Price of...
    Salaam. As I promised, I'm gonna tell you about my Calligraphy competition. HERE WE GO!! but first, I'm so sad that today is my al...
  • Between Love & Work & Effort
      Happy Ramadhan! You know, It's been several weeks I was keeping my self on writing this topic. Kinds of work in my internship pr...
  • The Amazing Qur'an Journal Book
    In the name of Allah Most Gracious, Most Merciful Salam. How are You? Thank you for coming again..so you really want to know what's ...

Page Views

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates