Pages

  • Home
  • About
  • Contact
Purnamairna. Powered by Blogger.
Irna R. Purnama
Bismillah

March 12, was always be my favorite day. Since I was a kid. 12 Maret adalah hari lahir Irna, dimana sejak kecil keluarga selalu mempersiapkan acara pesta ulang tahun. Acara yang meriah bagi ukuran sekitar lingkungan rumah saat itu. Sampai saat remaja, selalu ada hal-hal yang menyenangkan terjadi di tanggal itu. Surprise dari teman-teman, kado spesial, kejutan romantis, bunga mawar... surat cinta... ah, masa-masa remaja. hehehe. Namun Maa Syaa Allah, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, 12 Maret kini terasa penuh arti dan kebahagiaan yang sangat berbeda. Bukan karena ada kado spesial lagi, bukan karena ada acara ulang tahun, apalagi kue tart berlilin ataupun setangkai mawar dan sepucuk surat cinta romantis.


Kebahagiaan tiada tara.
12 Maret kali ini, tanpa ada niatan dan harapan apapun dalam rangka meperingati hari itu, Allah memberi kebahagiaan yang begitu luar biasa. Sebelumnya pada tanggal itu keluarga Irna hendak mempersiapkan acara syukuran 4 bulan kehamilan Irna, Namun setelah suami menyampaikan bahwa kami tidak melakukan acara 4 bulanan, alhamdulillah mama dan seluruh keluarga dapat memahami dan menyambut dengan positif. Pada akhirnya, karena mama tetap ingin berkumpul, kami mengadakan acara pengajian keluarga besar di rumah. Dan yang luar biasa, orang-orang tua terdekat Irna, yang sangat Irna cintai semua hadir di hari itu. Meski mereka datang dari luar kota. Tiga orang Mama, hadir dalam satu waktu. Mama kandungku, lalu Emak; orang yang telah merawat Irna sejak bayi hingga dewasa. Juga Inung; tante yang sudah seperti mama sendiri; karena beliau pun mengurus Irna sejak kecil. Mereka adalah tiga orang mama yang sangat sangat Irna cintai. Emak datang dari Tasik, jarak waktu 5 jam perjalanan ia tempuh, padahal 2 jam perjalanan saja emak biasanya mual dan muntah. Demi Irna, katanya. maasyaaAllah. Sepupu, dan seluruh kakak-kakak kandung pun dapat hadir ketika itu. Luar biasa karena sulit mengumpulkan kami dengan lengkap bahkan disaat lebaran, karena kami semua sudah berkeluarga, hingga waktu berkumpul seringkali 'bentrok' namun maasyaaAllah qadarullah saat itu berbeda. Irna bahagia sekali, mereka semua ada disamping Irna. Lalu kami sama-sama mendengarkan tausiyah yang begitu menyentuh, yang disampaikan oleh kakak sendiri, MasyaaAllah.. membuat kami menangis hampir di sepanjang tausiyah.. Dad, you must be so happy up there.. insyaaAllah. Berkumpul bersama orang-orang terkasih, terlebih dalam rangka re-charge iman, bersama-sama mengingat dan menyebut kebesaran Allah ta'ala adalah kebahagiaan yang tiada tara. Allah, 12 Maret ini, dimana justru kami memilih ta'at kepadaMu, tidak melakukan apa-apa yang kami khawatir Engkau tidak meridhoinya, Engkau justru memberikan kebahagiaan ini, dikumpulkan bersama orang-orang tersayang, dan diingatkan betaaaapa kebahagiaan itu ada dalam ketaatan kepadaMu, bersama kami memohon agar Engkau memberikan kami hidayah hingga mati, diselamatkan dari siksa kubur dan api neraka, dan dimasukan kedalam SurgaMu. aamiin.

Birthday Story.
"Sayang, I know it's your birthday.. I just love you everyday.. I know you understand "
Kata-kata suamiku yang aku ingat ketika pertama kali menginjak 12 Maret bersama. Aku tahu beliau agaknya khawatir aku belum sepenuhnya sepaham mengenai hukum mengucapkan atau memperingati hari ulang tahun. Hm.. duluuu sekali, awalnya sempat berfikir:

1. Niat kita kan membahagiakan mereka, lalu dimana salahnya? asalkan kita tidak menghambur-hamburkan uang/makanan ataupun membuat acara yang tidak bermanfaat kan?
2. Kalau hanya sekedar memberi hadiah dan mendoakan di hari ulang tahun, masa sih ngga boleh juga?
3. Yah.. nanti di setiap ulang tahun ngga akan dapet kejutan romantis lagi dong... :(

Hehehe. Alhamdulillah pertanyaan-pertanyaan itu kini terjawab. Dan kini sangat bersyukur Allah ta'ala pahamkan mengenai ini. MaasyaaAllah kita hidup tidak hanya di dunia, dan semua yang kita lakukan akan dipertanggungjawabkan. Kebahagiaan yang kita nilai dan tuju pun bukan lagi hanya ukuran kebahagiaan di dunia saja, namun ketika hisab..hingga akhirat.

Islam mengajarkan untuk saling memberi hadiah dan menunjukkan kasih sayang kapan saja, setiap saat. Bahkan untuk suami istri, maksimalkan setiap harinya! begitu Ust. Syafiq dalam ceramahnya. Terasa, insyaAllah bagi mereka yang paham dengan ini, justru akan senantiasa membuat kita selalu bahagia, karena merasakan kasih sayang yang rasanya makin bertambah setiap harinya..misalnya, tiba-tiba memberi sesuatu di waktu-waktu yang unpredictable, meski hal-hal yang kecil, karena tanpa ekspektasi, itu seringkali menjadi kejutan indah yang romantis yang tidak hanya terjadi di waktu tertentu saja. Maka jika kita jalani sunnah yang satu ini, insyaAllah kita ngga perlu lagi menanti-nanti hari yang satu. Karena kita sudah lebih dari cukup dibahagiakan setiap harinya :)

Kalau hanya sekedar memberi hadiah dan mendoakan masa sih ngga boleh juga? Niat kita membahagiakan mereka? - Insya Allah kini kita yakin, niat mengharap ridhoNya adalah lebih utama di atas segalanya. Bagaimana jika kita ingin membahagiakan orang-orang yang kita sayangi dengan cara yang tidak diridhoi Allah ta'ala? Kita ingin membuat manusia bahagia namun mengecawakan Allah? Karena Allah tidak menyariatkan perayaan hari kelahiran, tidak untuk kelahiran Nabi dan tidak pula untuk yang lainnya. "Bahkan dalil-dalil syar'i dari kitab ataupun assunnah menunjukkan bahwa perayaan hari kelahiran merupakan bentuk tasyabbuh (menyerupai) mereka yang berbeda aqidah (menentang Allah dan RasulNya). "barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk kaum tersebut." Maka yang wajib  atas kita para Muslim adalah meninggalkannya, mengingkarinya, tidak menyebarkan atau menyiarkan apa-apa yang mengesankan membolehkannya." --> (sumber: almanhaj.co.id) InsyaAllah banyak sekali penjelasan dari mulai sejarah hingga penjelasan hukum mengenai hal ini. Banyak sekali ternyata tuntunan Islam tentang bagaimana kita membahagiakan pasangan, saudara-saudara kita. Dan insyaaAllah kebahagiaan yang kita rasakan akan jauh berlipat-lipat kalinya, karena ia dilandasi ketaatan.. :) Dan insyaaAllah, berbuah kebahagiaan pula hingga akhirat kelak. Bukan kebahagiaan yang justru merugikan kita nanti 'disana'. aamiin :)

Ada hal yang tidak tergantikan oleh apapun, yaitu.. ketika orang-orang yang kita cintai begituuu mencintai Allah dan RasulNya, hingga mereka berusaha untuk ta'at, berhati-hati dalam melakukan sesuatu karena khawatir Allah tidak meridhoinya. dimulai dari hal-hal yang terkecil. Maasyaa Allah. Maka apalagi yang kita inginkan? Percayalah, mereka yang berusaha mencintai Allah dan RasulNya, adalah mereka yang benar-benar membahagiakan kita.. karena akhlak mereka terhadap kita, yang 'melatih' , yang menjadi 'mentor' mereka adalah Ia manusia mulia, yang terbaik akhlaknya, yang terbaik terhadap keluarga/istrinya. Maka tidak diragukan lagi. Mengapa Irna begitu yakin dan meyakinkan hal itu dalam tulisan ini? Qadarullah, I just share what I feel and what is right insyaaAllah. Agar teman-teman pun percaya, ini bukan hanya teori. :')

Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat ya buat teman-teman :) And I hope we are all feel the true happiness: kebaikan dunia akhirat, yang insyaaAllah akan menyelamatkan kita sehingga bisa terus berbahagia sampai surgaNya. Aamiin yaa Rabbal'alamin. <3 p="">Wallahu a'lam. 

(supporting image by freepik)
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Focus our heart on… guess who? He he

Assalamualaikum, how are you? May Allah always light your life and give His blessings upon you :)

Sudah lama sekali ngga menulis di blog. Beralih cukup rutin menulis press release kebutuhan kantor di tujuh bulan terakhir ini. It’s different, (enjoy both btw) but ya, writing in our blog is so much fun. Cause we can write everything we want and the way we write; we can be ourself  J Yes, it is nice if we can be our self, being honest to our self, we don’t take any hard feeling about what will people "see". As long as we are trying to be good to ourself.  This is what I want to write here in this post. About ourself, and people’s perspective, what should we focus on?

Setiap manusia tidak mau dipandang buruk oleh manusia lainnya. Ada juga yang tidak peduli sama sekali dengan itu. Kita yang mana? Kita seharusnya menjadi manusia yang memandang buruk dirinya sendiri. Agar senantiasa tawadhu (rendah hati), meminta pertolongan Allah swt, dan menghargai orang lain bagaimanapun perangainya. Itu yang guru saya katakan.

Kita sendiri mungkin akan sedih jika dijudge “buruk”, sedangkan mereka tidak tau bagaimana “jungkir balik” nya kita dalam berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Jika itu terjadi, pertama, kita diingatkan agar introspeksi. Kedua, kita diingatkan juga agar berusaha dengan ikhlas, tidak pedulikan pandangan manusia. Kesedihan itu hanya akan melintas secepat kilat kepada seseorang yang memfokuskan dirinya hanya pada Allah, bukan pandangan manusia. Bahkan boleh jadi tidak mampir perasaan sedih itu sama sekali. Karena diatas itu semua, “Allah knows whats in our heart.”

Yang di khawatirkan, ketika kitalah menjadi orang yang menjudge bahwa diri kita yang lebih baik dari seseorang… Sedang kita tidak tau bagaimana jungkir baliknya orang itu untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Kita yang berhijab merasa lebih baik dibanding saudari kita yang belum berhijab misalnya. Lalu kita merasa oh we are closer to Allah than them, Allah love us more. Apakah kita termasuk orang yang seperti itu?

Kaka perempuan saya, yang dulu belum berhijab mengalami “pergulatan” dalam prosesnya. Kerap saya menemukan beliau, she was always crying in front of her Creator, demi Allah, seeking Allah’s help to make herself wearing hijab. Saya melihat kakak perempuan saya begitu serius meminta pertolongan Allah SWT untuk memberikan hidayah kepada dirinya. Saya melihat tangisannya, bagaimana beliau bercerita kepada saya mengenai keinginannya. Saya sendiri hanya tau bahwa ini perintah Allah dan dengan mudah mencoba melaksanakannya dan mencoba istiqamah. Tidak ada galau, tidak pernah ketika itu saya menangis meminta pertolongan Allah SWT. Dari situ saya sadar bahwa setiap orang memiliki proses yang berbeda.

Ketika meminta 2 orang anak (A dan B) untuk berbicara bahasa Inggris, lalu anak A sejak lahir tinggal di Inggris, dan anak B justru masih sangat asing mendengar bahasa itu. Apakah adil jika kita menilai bahwa A jauh lebih pintar dari B? Padahal sebelum test si B mati-matian belajar agar bisa berbicara bahasa Inggris dengan lancar.

Setiap Ilmu yang baru diterima, Bisa jadi mudah untuk seseorang, tetapi tidak untuk orang lainnya. Pemahaman setiap orang berbeda, latar belakang setiap orang berbeda, keadaan emosi setiap orang berbeda, Ilmu setiap orang berbeda.

Lalu apakah pantas kita merasa lebih baik dari seseorang, padahal kita tidak tahu menahu apa yang ada didalam hati mereka? Bagaimana jika ternyata malah Allah lebih mencintai mereka? Tidakkah kita malu dengan itu?

Allah SWT, yang tahu setiap hati manusia mengingatkan kita dalam Al-Quran:
“Wahai orang-orang yang beriman, Janganlah satu kaum memandang rendah kaum yang lain, Karena boleh jadi mereka (yang dipandang lebih rendah) lebih baik dari mereka (yang memandang rendah), dan jangan pula perempuan-perempuan memandang rendah/mengolok-ngolok perempuan lain, karena boleh jadi perempuan (yang dipandang rendah) lebih baik dari yang (memandang rendah)” (Qs. 49:11)

Bahwasannya Allah SWT perintahkan kita untuk berendah hati (tawadhu) dan menghargai. Pun ketika kita menyampaikan / menasihati / atau "berdakwah", ketika dilakukan dengan cinta dan ketawadhuan rasanya akan sangat berbeda. Indah dan menyenangkan di hati yang menerima. Begitu Islam mengajarkan, ya?

Tetapi kita juga tidak perlu sedih akan pandangan orang lain, Karena bahkan seharusnya kita memandang diri sendiri dengan penuh kerendahan hati. Seperti pesan Ali r.a:

“Jadilah manusia biasa di hadapan orang lain, Jadilah manusia PALING BURUK dalam pandangan diri sendiri, dan Mulia disisi Allah swt.”

Diri ini yang perlu pertolongan Allah SWT, kita tidak tahu apa yang ada dalam hati orang lain, kita tidak tau, kita tidak tau. Dan itu tidaklah penting, yang penting hati kita dengan Allah. Dan hatimu dalam menjaga baik saudaramu. Boleh jadi kita yang paling buruk di hadapan Allah SWT, naudzubillah.

Sedih rasanya kalau sudah ingat ini :') Semoga kita termasuk orang-orang yang berusaha menjadi lebih baik dan senantiasa tawadhu. Semoga Allah senantiasa membimbing kita selalu ya.. Aamiin
Pernah disebut-sebut tentang tawadhu` di hadapan Al-Hasan Al-Bashri, namun beliau diam saja. Ketika orang-orang mendesaknya berbicara ia berkata kepada mereka: “Saya lihat kalian banyak bercerita tentang tawadhu`!” Mereka berkata: “Apa itu tawadhu` wahai Abu Sa`id?” Beliau menjawab: “Yaitu setiap kali ia keluar rumah dan bertemu seorang muslim ia selalu menyangka bahwa orang itu lebih baik daripada dirinya.”
[Lathoif Al Ma’arif, Ibnu Rajab Al Hambali, Al Maktab Al Islami, cetakan pertama, 1428 H, hal. 392.]
This is what we called as "love" we don't judge, we LOVE! 
See youuu!

Love,
Irna

Share
Tweet
Pin
Share
3 komentar
Assalamualaikum, hi there :) Selamat pagi..
Pagi ini aku sampai si satu ayat Al-Qur'an yang bikin air mataku keluar. Iya, seperti judul post ini, ayat 128 dari Qur'an surat At-Taubah :

"Sungguh, telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri,
berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami,
(dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu,
penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman."

:' I don't now how to describe, rasanya sangat menyentuh ke dalam hati.. ketika diberitahu bahwa Rasulullah sangat menyayangi kita, "berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami." perasaan berat melihat penderitaan yang dialami orang lain tidak mungkin dirasakan oleh orang yang hanya sekedar mengenal kita. Kita bahkan tidak mengenal Rasulullah, bahkan Rasulullah tidak pernah melihat kita. Tapi perhatikan dan baca berulang ayat itu.. Ya Allah.. kasih sayang Rasulullah mencakup seluruh umatnya.. even in his death he said "ummati...ummati...ummati.." how can we say that he's not amazing? Salla'alaikallah Ya Rasulullah..
"(dia) sangat menginginkan keimanan dan keselamatan bagimu" Padahal kita sendiri kadang lupa, dan tidak peduli apakah kita sudah betul-betul beriman dan selamat? Sedang keimanan dan keselamatan adalah dua hal terbesar yang kita akan sangat beruntung jika mendapatkannya. How can we live success in akhirat if we have no imaan? dan bagaimana jadinya jika kita bukan termasuk orang-orang yang selamat? ada  yang bisa menjamin? Allah..dosa-dosaku tak terhitung bagai debu..:' Rasulullah menginginkan perkara yang akan membuat kita bahagia, the real happiness.. :'
Padahal aku sangat jarang mengingatnya, shalawatku tak banyak, what can I do to show my love for you Yaa Rasulullah.. :'

I will try to do my best to live my life, As you taught me. I pray to be close to you..On that day and see you smile..When you see me.. (Maher Zain, The Chosen One)
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
 

Happy Ramadhan! You know, It's been several weeks I was keeping my self on writing this topic. Kinds of work in my internship program getting 'too gorgious'.  "Many things to do,  but end up doing none of them." It's happens lately because I was really confused with all the things. My mind running around! But if you still love where are you working, you wont be feel any hard feeling about those confussion, is that right? me neither feel that way. I still like this internship program. OH HEY! I forget to tell you about my competition here..aaa later on :) well..now it's about love and work. When I know the best thing in the career life is WORK WHAT YOU LOVE or LOVE YOUR WORK. I do I do I do agree and understand! Yes, that will be running in my life too. Success in a career that I REALLY LOVE by a good effort.

Choose a job you love, and you will never have to work a day in your life. -Confucius

Work is love made visible. And if you cannot work with love but only with distaste, it is better that you should leave your work and sit at the gate of the temple and take alms of those who work with joy. -Khalil Gibran

“Just don't give up trying to do what you really want to do. Where there's love and inspiration, I don't think you can go wrong.” -Ella Jane Fitzgerald (1917-1996); Jazz Vocalist

“It seems the harder I work, the more luck I have.” -Thomas Jefferson (1743-1826); 3rd U.S. President

“I know you've heard it a thousand times before. But it's true - hard work pays off. If you want to be good, you have to practice, practice, practice. If you don't love something, then don't do it.” -Ray Bradbury (born 1920); Author

“Happiness is not in the mere possession of money; it lies in the joy of achievement, in the thrill of creative effort.” Franklin D. Roosevelt (1882-1945); 32nd U.S. President

“Nobody's a natural. You work hard to get good and then work to get better. It's hard to stay on top.” Paul Coffey (born 1961); Retired Professional Hall Of Fame Ice Hockey

“Quality is never an accident; it is always the result of intelligent effort.” John Ruskin (1819-1900); Poet, Writer, Art Critic

“All growth depends upon activity. There is no development physically or intellectually without effort, and effort means work.” Calvin Coolidge (1872-1933); 30th Us President
_________________________

hey see you later, I am gonna meet my teacher in high school and have breakfasting together! aaa..So excited!
Good bye,
Salam Ramadhan :)
 

Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar


Thursday, June 13.
Aku bersyukur pada hari ini, Allah meringankan langkah kaki dan niat untuk berada di Kajian Muslimah Pertamina tadi. Temanya adalah "Menyambut Ramadhan dengan Penuh Cinta". Luar biasa betapa Allah hendak membimbingku untuk mempersiapkan Ramadhan sejak sekarang. Datang E-mail permintaan untuk menjadi MC di acara ini. Artinya aku harus mempersiapkan 'bekal' untuk menjadi MC tersebut. Memang sedikit santai acaranya, people knows I am a quite silent person, tidak pintar berbicara seperti MC professional, he he. Aku fikir yang penting belajar, dan lakukan dengan hati. Pokoknya dengan segala kekuranganku, aku mau belajar. Selalu jadikan peluang memperbaiki diri dalam hal apapun (termasuk berbicara di depan orang banyak) sebagai momentum untuk meng-upgrade diri.

Agar persiapan lebih baik, aku browsing bagaimana Rasulullah menyambut Ramadhan dan bagaimana istimewanya bulan Ramadhan. Sempitnya mempersiapkan diri menjadi MC, dan intinya, agar mencari tahu dan mempersiapkan diri menuju Ramadhan.. Irnaa..sudah dekat..ayo siapkan segalanya dari sekarang.. kalaulah tidak ada permintaan ini, mungkin Irna masih santai-santai dan tidak se-excited ini menyambut Ramadhan.
Masya Allah mendengar Ustadzah Nani menyampaikan isi ceramah mengenai Bulan Ramadhan. Sampai terbata-bata menahan tangis ketika menutup acara. Anyway, aku rekam isi ceramahnya Ustadzah Nani, lalu aku transkrip, kurang lebih seperti yang aku tulis dibawah. I hope will be useful. Baca ya sampai selesai!  Selamat menyambut Ramadhan :)
_ _ _ _ _

"Bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan Al-quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)
Karena itu, barang siapa diantara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau berada dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka wajib baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklan kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu supaya kamu bersyukur." Qs.2:185
Alquran dan Ramadhan saling berkaitan. Kata-kata ramadhan ada dalam Al-quran, dan Al-quran diturunkan di bulan Ramadhan. Jadi Al-quran dan Ramadhan itu sangat kuat kaitannya..seperti kita dan suami kita, kita dengan teman baik kita, dekaaaat sekali.. 
Di bulan ramadhan, Allah turunkan malaikat. Kemudian Allah katakan, "Hai malaikat, lihat hamba-hambaKu, siapa diantara hamba-hambaKu yang berpuasa, menahan lapar, menahan haus, dia berpuasa karena Aku, katakan pada mereka "Puasanya UntukKu..Puasanya untukKu.." Maka Rasulullah mengatakan dalam hadist qudsi: "Allah mengatakan, "siapa hamba-hambaKu yang berpuasa, siapa hamba-hambaKu yang berlomba, Alladzi kholaqol mauta wa hayaata liyabluakum ayyukum ahsanu'amala.." siapa yang amalnya paling bagus diantara hamba-hambaKu...aku akan BANGGAKAN diatas Arsy....aku akan perlihatkan kepada malaikatku, "lihat hambaKu, lihat hambaKu..rajin berpuasa.. bukan hanya berpuasa, dia membaca Alquran.. dia shalat dia tambah baik, dia memberi makan orang miskin..ia bersabar..dia bertambah bangun malam, dia suguhi suami dan anak-anaknya.." Subhanallah, "Aku banggakan." 
Dan siapa yang paling baik di bulan Ramadhan, Akan Aku beri rahmat.. dan siapa yang diberi rahmat di bulan Ramadhan, dosanya akan diampuni.. Dan orang yang Aku beri rahmat di bulan Ramadhan, boleh masuk Surga lewat pintu khusus yang bernama Ar-rayyan.
Ar-rayyan adalah pintu Surga yang khusus bagi orang-orang berpuasa.
Subhanallah, Iman itu penting..kenapa? ibaratnya; tidak ada cinta, maka hati menjadi kering... kenapa orang suka marah? karena tidak cinta, kalau cinta semuanya no problem.. cinta itu bikin "everything is flower.." cinta itu mengkayakan, cinta itu bikin semua jadi indah..benar..orang jatuh cinta itu luar biasa..tahu kan lagunya? "the power of love.." subhanallah, cinta itu indah..."jatuh cinta berjuta rasanya" dan cinta kepada Allah lebih lebih LEBIH dari itu..makannya hanya oang-orang yang mencintai Allah, dia senang menyambut Ramadhan. Dan pada bulan ramadhan itu pahala kita ditinggikan, semua ibadah kita dilipat gandakan oleh Allah swt.
10 pertama rahmat, 10 kedua ampunan, 10 ketiga dijauhkan dari api neraka, kebaikan semua yang Allah berikan.
Banyak orang-orang yang tidak cinta menyambut Ramadhan, karena mereka ngga ngerti..
Ramadhan ini seperti sebuah parsel yang Allah berikan kepada kita, yang isinya penuh! kalo ada orang bawa parsel, udah mengetuk pintu rumah kita, kita ga jawab, didiemin, lalu begitu ga ditengokin, begitu pergi orangnya, kita ngintip dari jendela..waah! Ya Allah ternyata bawa parsel 7 tingkat! menyesal datangnya belakangan..begitulah Ramadhan. Ramadhan pun sepereti itu, karena begitu banyak kebaikan yg ada di bulan Ramadhan. 
kita akan berjumpa dengan Allah tanpa hijab, dan siapa yang berpuasa tidurnya pun ibadah. Kalau tidur saja ibadah, berarti mengaji, suami bekerja apalagi.. pahalanya berlebih-lebih.
Suami-suami yang baik dia bekerja hingga lelah, memberi nafkah membelanjakan istri dan anak-anaknya, sehingga istri dan anak-anaknya menjadi terhormat, karena dibelanjakan oleh suaminya, bisa membaca alquran dengan baik karena bisa membelikan Al-quran, bisa membeli mukena yag baik, maka suaminya akan diampuni dosanya oleh Allah..
Suami yang mencari nafkah yang halal dan dibelanjakan untuk keluargnya, sehingga istri dan anakanya tenang maka suami tersebut akan masuk surga dengan 72 bidadari..
Maka masukilah Ramadhan ini dengan penih cinta. Kalau jatuh cinta, apa yang kita lakukan?  ingat sewaktu dulu ketika mau dilamar, siap-siap bajunya..mengecat rumah, lulur, semuanya..itu mau dilamar. Rasulullah bilang begitu "orang mukmin yang baik ketika mau ramadhan, dia lebih bahagia dari pengantin baru." bayangkan, kalau kita belum bahagia, kita belum paham.
Bahagiakan diri...udah Syaban, tinggal hitungan hari lagi...ahlan wa sahlan ramadhan..
Rasulullah menangis ketika Ramadhan mau berakhir..karena tau betaaaaaapa indahnya bulan Ramadhan..betapa pahala begitu banyak di bulan Ramadhan. Niscaya tak ada satupun manuasia ramadhan yang ingin ditinggalkan Ramadhan..dia akan pegang Ramadhan, jaga Ramadhan, ingin selalu bersamamu...Ramadhan..
Pasti semua ingin kalau semua bulan itu setiap hari Ramadhan...luar biasa..
Dan Allah sangat menyayangi.."siapa yang memberi makan orang berbuka puasa, maka ia sama pahalanya seperti orang yang berpuasa."
Berdzikir..Ramadhan adalah momen perbaikan diri. Ini adalah titik balik. di bulan Ramadhan ada lailatul qadar. Jadikan Ramadhan tahun ini Ramadhan utk perbaikan diri. kenapa?inilah keutamaan Lailatul Qadr:
 
berangkat haji, insyaAllah, kemudian berangkat umrah, Istanbul, Eropa, tidak ada yg tidak mungkin. Spanyol, Barcelona, Andalusia, Zevilla, apa saja.. untuk membangun semangat kita. memohon Keluarga bahagia, suami istri lebih baik..dan yang lainnya.
mari kita mulai dari hari ini, sekali lagi ketika Allah mentakdirkan kita, maka di bulan Ramadhan, malam lailatul qadar, apa kata Allah? innaa anzalnaa hufii lailatil qadr.....minta sama Allah..
kenapa begitu indahnya Ramadhan? ada lalatul qadr! Allah merubah takdir kita! You are what you think! apa kata Rasulullah? ALLAH MENGIKUTI PRASANGKA HAMBANYA.
life is hard, make it easy. Jadikan semua mudah dan indah... bersama Allah :)
Rasulullah bersabda:
"ketika kita berdoa, berdoa, lalu berdoa...doa-doa yang naik keatas ARSY, naik ke atas arsy, lalu doa-doa kita bertemu dengan takdirNya, takdir kalah, doa yang menang!" tidak ada yang tak mungkin.
Hanya orang yang antusias adalah orang yang mencintai. Silahkan tanya sama ahli kesehatan, orang yang penuh cinta, adrenalinnya meningkat!
Kalau orang cinta Ramadhan, adrenalinnya terpacu, semangat, senang mau bertemu Allah..lewat pintu Ar-rayyan..
Dan cintalah yang membuat orang menjadi semangat..
Bulan ramadhan merupakan International idol. Semua orang ikut tak pandang muda tak pandang kaya. Rasullullah saw. bersabda:
 
Orang yang berbuka puasa dia punya 2 kebahagiaan, "siapa yg berbuka puasa dia bahagia ketika dia berbuka  dan nanti dia berbahagia bertemu dengan Allah SWT."
Ketika manusia ditakdirkan oleh Allah dalam perut ibunya dalam usia 4 bulan, jodohnya, ajalanya, kapan bahagia dan susahnya, amalnya, maka di setiap tahun, takdir itu boleh berubah! sesuai dengan cita2nya. maka mari di bulan yg penuh berkah ini tuliskan apa cita2nya. insyaAllah.
_ _ _ _ _

Semoga Allah anugrahkan kepada kita cinta yang terus berkembang setiap hari kepada Allah, hingga kita benar-benar dapat bertemu dengan Allah..tanpa hijab..Meski sesungguhnya aku malu mengharapkannya padahal sudah terlalu sering berbuat salah dan tak ada apa-apanya dihadapan Allah, namun inilah fitrahku sebagai manusia untuk menjadi hamba Allah..Allah beri kesempatan berulang kali..semoga mendapat lagi kesempatan terbaik ini, bertemu Ramdhan..

Marhaban yaa Ramadhan <3>
Shalawat untukmu, satu bintang yang sinarnya berseri,Ya Rasulullah.

Salam,
Irna
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Bismillah.. Alhamdulillah, having several minutes to post here. Bagaimana kabarnya? Hope life being very nice to you as they are to me. :)
Akhir pekan menutup minggu ketiga internship, It's still exciting. Banyak terlibat dalam event-event Di PHE ONWJ makes me feel sooooo..mm..apa ya..hehe. So Happy! and grateful. :)
But this time I'm not gonna talk about that..

Pagi hari tadi sekitar pukul 4, Irna terima sms mengenai berita meninggalnya Ust.Jeffry Al Buchori. Meninggalnya seseorang memang happens every second di dunia ini. Yang berbeda adalah, when we know the name. Semua orang tentunya kaget karena beliau dalam keadaan baik-baik saja sebelumnya. Meninggalnya karena kecelakaan. Tidak ada yang menyangka sebelumnya. Tentu, kan kematian hanya Allah SWT. yang tahu, kapan, dimanapun, sedang apapun. Kalo sudah waktunya Allah panggil, no matter what, tidak akan bisa dicancel meski beberapa detik saja.

Innalillahi Wa inna ilaihi Raajiun.
Kita milik Allah, kita akan kebali pada Allah..

Allah... pelajarannya sering sekali hadir mengenai kematian ini. Iya itu, kapanpun dan dimanapun jika kehendak Allah untuk memanggil kita kembali, kita pasti kembali. Dan kita tak pernah tau apakah kita dipanggil dalam keadaan sedang ta'at, atau sedang down iman nya, apakah sedang dalam keadaan main-main, menunda kebaikan, atau justru sedang kufur.
Maka kematian menurutku menjadi motivasi terbaik bagi kita untuk selalu mengoptimalkan ibadah.
Kalo sedang males, asik main-main seneng-seneng, sedang menikmati keduniaan lainnya, kembali kepada Allah kapanpun menjadi pengingat kita. Seharusnya ampuh..dan semoga selalu diingatkan kesana, sehingga setidaknya ibadahnya ngga jadi menurun dan keburukannya ga jadi dilakukan.

Melihat wafatnya Beliau, sungguh baik.. Banyak orang yang mendoakan, banyak yang menangisi.. Banyak yang mengshalatkan..Ribuan orang..jenazah beliau pun diberangkatkan ke Mesjid Istiqlal dulu.. Subhanallah..

Banyaknya orang yang mengenal kita sehingga pada akhir hidup kita sangat banyak dishalatkan memang bukan syarat daari kematian yang indah, namun itu merupakan salah satu ciri dan sarana kemudahan,dengan doa-doa dan shalat dari ribuan orang..bayangkan..sedang doa sangat bermakna.
Meski begitu yang terpenting bagi kita sebagai hamba Allah adalah, diri kita yang baik dan indah dimata Allah..dimata Allah SWT. Dan Allah tidak akan meng-indahkan seseorang melainkan karena Ibadahnya..

Bagaimana akhirku..

Bagaimana akhir kita?

Semoga kita senantiasa berdoa dan berusaha agar bimbingan Allah tak pernah hilang untuk mengiringi jalan hidup kita. Semoga bukan termasuk orang-orang yang Allah sesatkan, Yang Allah mudahkan untuk meninggalkan ibadah-ibadah yang Allah wajibkan yang akan kita pertanggungjawabkan kelak. Dan senantiasa Allah mudahkan untuk mengikuti apa yang Allah perintahkan..dan Rasulullah anjurkan..

Semoga kita senantiasa ingat..

Sekarang belum berjilbab..belum siap.. kalau meninggal dalam keadaan belum ta'at untuk menuruti Allah untuk berjilbab bagaimana? Meski belum merasa siap, atau pantas, kan..Allah tak memerintahkan untuk berjilbab hanya kepada wanita yang sudah siap atau sudah pantas. Allah perintahkan kita memakainya, ketika kita sudah baligh. bukan sudah siap atau sudah pantas.. Semoga Allah mudahkan bagi yang belum..dan senantiasa ingat, itu akan dipertanggung jawabkan, dan ingat bahwa dipanggilnya bisa kapan saja..

Masih pacaran.. kan sudah mau nikah.. 1 tahun lagi, atau 2 tahun lagi..Sekarang ingat lagi bahwa kematian bisa kapan saja..Bagaimana kalo meninggal dalam keadaan masih berpacaran..? belum nikah? memangnya kenapa sih pacaran, kan ga ngapa-ngapain..ga pegang-pegangan juga.. mari dijawab sama-sama saja dalam hati.. Bahkan tak tentu kita berjodoh dengan pacar kita sekarang.. Allah ampuni kami..
Semoga diberi kemudahan..Ketika kita meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan beri kita jutaan kebaikan lagi. Tentu ingin indah dijalan Allah..

Bagaimana kalau masih bolong-bolong shalatnya..
Bagaimana kalau masih suka ngomongin orang..
Bagaimana kalau begini dan begitu..

Bagaimana kalau hal-ha diatas masih terjadi lalu Allah panggil.. belum siap ya? Belum siap berhijab..belum siap pisah sama pacar..tapi belum siap dipanggil Allah juga.. mau mempersiapkan yang mana.. Semoga mulai sekarang Irna(kita) persiapkan lebih baik lagi.. Diberi kemudahan untuk meninggalkan hal-hal yang membuat diri kita sendiri rugi. Dan diberi kemudahan untuk senantiasa ta'at, mencintai Allah. Sehingga kita juga mudah mendapatkan kebaikan dunia dan kebaikan akhirat.
Bukankah tak ada lagi yang lebih kita harapkan selain mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat dari Allah SWT?

Semoga kita bisa ya.
Satu kalimat dari twit ust. Jeffry
"Diri ini selalu ingin kelihatan baik dimata manusia lain..
Padahal begitu jelas keburukannya dimata-Mu.. Ampuni aku.. ampuni aku.."

:'(

Allah.. dipagi ini.. atas fitrah Islam.. Atas agamaMu..
Selamatkanlah hatiku..
Selamatkanlah hariku..
Selamatkan Akhirku..

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

HELLO!

HELLO!
24 y/o wife, graphic designer, and bachelor of communication design, who live within dreams of positive changes.

SAY HI ON

SAY HI ON

SOCIAL MEDIA

  • FACEBOOK
  • INSTAGRAM
  • TWITTER
  • ZAID
  • YOUTUBE
  • ZELINA

Blog Archive

  • ▼  2018 (1)
    • ▼  July (1)
      • Maryam and the story of her birth process
  • ►  2017 (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2016 (1)
    • ►  July (1)
  • ►  2015 (3)
    • ►  October (1)
    • ►  July (2)
  • ►  2014 (5)
    • ►  November (1)
    • ►  May (2)
    • ►  March (2)
  • ►  2013 (18)
    • ►  December (1)
    • ►  September (4)
    • ►  July (6)
    • ►  June (1)
    • ►  April (2)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2012 (6)
    • ►  December (2)
    • ►  October (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2011 (12)
    • ►  December (10)
    • ►  August (1)
    • ►  April (1)

recent posts

Popular Posts

  • Another Phase of Life
    In the name of Allah, the Most Gracious Most Merciful Hello & Assalamualaikum everyone, How are yoouu? Been so long! I'm so happ...
  • Bus Station #1 : BAIK!
    Bismillah. :) So grateful that I can post this time. :) Hope life being nice to you lately,my pray as usual. :) Di tengah research pr...
  • My Calligraphy Was Sold at the Price of...
    Salaam. As I promised, I'm gonna tell you about my Calligraphy competition. HERE WE GO!! but first, I'm so sad that today is my al...
  • Between Love & Work & Effort
      Happy Ramadhan! You know, It's been several weeks I was keeping my self on writing this topic. Kinds of work in my internship pr...
  • The Amazing Qur'an Journal Book
    In the name of Allah Most Gracious, Most Merciful Salam. How are You? Thank you for coming again..so you really want to know what's ...

Page Views

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates