Pages

  • Home
  • About
  • Contact
Purnamairna. Powered by Blogger.
Irna R. Purnama
Bismillah

March 12, was always be my favorite day. Since I was a kid. 12 Maret adalah hari lahir Irna, dimana sejak kecil keluarga selalu mempersiapkan acara pesta ulang tahun. Acara yang meriah bagi ukuran sekitar lingkungan rumah saat itu. Sampai saat remaja, selalu ada hal-hal yang menyenangkan terjadi di tanggal itu. Surprise dari teman-teman, kado spesial, kejutan romantis, bunga mawar... surat cinta... ah, masa-masa remaja. hehehe. Namun Maa Syaa Allah, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, 12 Maret kini terasa penuh arti dan kebahagiaan yang sangat berbeda. Bukan karena ada kado spesial lagi, bukan karena ada acara ulang tahun, apalagi kue tart berlilin ataupun setangkai mawar dan sepucuk surat cinta romantis.


Kebahagiaan tiada tara.
12 Maret kali ini, tanpa ada niatan dan harapan apapun dalam rangka meperingati hari itu, Allah memberi kebahagiaan yang begitu luar biasa. Sebelumnya pada tanggal itu keluarga Irna hendak mempersiapkan acara syukuran 4 bulan kehamilan Irna, Namun setelah suami menyampaikan bahwa kami tidak melakukan acara 4 bulanan, alhamdulillah mama dan seluruh keluarga dapat memahami dan menyambut dengan positif. Pada akhirnya, karena mama tetap ingin berkumpul, kami mengadakan acara pengajian keluarga besar di rumah. Dan yang luar biasa, orang-orang tua terdekat Irna, yang sangat Irna cintai semua hadir di hari itu. Meski mereka datang dari luar kota. Tiga orang Mama, hadir dalam satu waktu. Mama kandungku, lalu Emak; orang yang telah merawat Irna sejak bayi hingga dewasa. Juga Inung; tante yang sudah seperti mama sendiri; karena beliau pun mengurus Irna sejak kecil. Mereka adalah tiga orang mama yang sangat sangat Irna cintai. Emak datang dari Tasik, jarak waktu 5 jam perjalanan ia tempuh, padahal 2 jam perjalanan saja emak biasanya mual dan muntah. Demi Irna, katanya. maasyaaAllah. Sepupu, dan seluruh kakak-kakak kandung pun dapat hadir ketika itu. Luar biasa karena sulit mengumpulkan kami dengan lengkap bahkan disaat lebaran, karena kami semua sudah berkeluarga, hingga waktu berkumpul seringkali 'bentrok' namun maasyaaAllah qadarullah saat itu berbeda. Irna bahagia sekali, mereka semua ada disamping Irna. Lalu kami sama-sama mendengarkan tausiyah yang begitu menyentuh, yang disampaikan oleh kakak sendiri, MasyaaAllah.. membuat kami menangis hampir di sepanjang tausiyah.. Dad, you must be so happy up there.. insyaaAllah. Berkumpul bersama orang-orang terkasih, terlebih dalam rangka re-charge iman, bersama-sama mengingat dan menyebut kebesaran Allah ta'ala adalah kebahagiaan yang tiada tara. Allah, 12 Maret ini, dimana justru kami memilih ta'at kepadaMu, tidak melakukan apa-apa yang kami khawatir Engkau tidak meridhoinya, Engkau justru memberikan kebahagiaan ini, dikumpulkan bersama orang-orang tersayang, dan diingatkan betaaaapa kebahagiaan itu ada dalam ketaatan kepadaMu, bersama kami memohon agar Engkau memberikan kami hidayah hingga mati, diselamatkan dari siksa kubur dan api neraka, dan dimasukan kedalam SurgaMu. aamiin.

Birthday Story.
"Sayang, I know it's your birthday.. I just love you everyday.. I know you understand "
Kata-kata suamiku yang aku ingat ketika pertama kali menginjak 12 Maret bersama. Aku tahu beliau agaknya khawatir aku belum sepenuhnya sepaham mengenai hukum mengucapkan atau memperingati hari ulang tahun. Hm.. duluuu sekali, awalnya sempat berfikir:

1. Niat kita kan membahagiakan mereka, lalu dimana salahnya? asalkan kita tidak menghambur-hamburkan uang/makanan ataupun membuat acara yang tidak bermanfaat kan?
2. Kalau hanya sekedar memberi hadiah dan mendoakan di hari ulang tahun, masa sih ngga boleh juga?
3. Yah.. nanti di setiap ulang tahun ngga akan dapet kejutan romantis lagi dong... :(

Hehehe. Alhamdulillah pertanyaan-pertanyaan itu kini terjawab. Dan kini sangat bersyukur Allah ta'ala pahamkan mengenai ini. MaasyaaAllah kita hidup tidak hanya di dunia, dan semua yang kita lakukan akan dipertanggungjawabkan. Kebahagiaan yang kita nilai dan tuju pun bukan lagi hanya ukuran kebahagiaan di dunia saja, namun ketika hisab..hingga akhirat.

Islam mengajarkan untuk saling memberi hadiah dan menunjukkan kasih sayang kapan saja, setiap saat. Bahkan untuk suami istri, maksimalkan setiap harinya! begitu Ust. Syafiq dalam ceramahnya. Terasa, insyaAllah bagi mereka yang paham dengan ini, justru akan senantiasa membuat kita selalu bahagia, karena merasakan kasih sayang yang rasanya makin bertambah setiap harinya..misalnya, tiba-tiba memberi sesuatu di waktu-waktu yang unpredictable, meski hal-hal yang kecil, karena tanpa ekspektasi, itu seringkali menjadi kejutan indah yang romantis yang tidak hanya terjadi di waktu tertentu saja. Maka jika kita jalani sunnah yang satu ini, insyaAllah kita ngga perlu lagi menanti-nanti hari yang satu. Karena kita sudah lebih dari cukup dibahagiakan setiap harinya :)

Kalau hanya sekedar memberi hadiah dan mendoakan masa sih ngga boleh juga? Niat kita membahagiakan mereka? - Insya Allah kini kita yakin, niat mengharap ridhoNya adalah lebih utama di atas segalanya. Bagaimana jika kita ingin membahagiakan orang-orang yang kita sayangi dengan cara yang tidak diridhoi Allah ta'ala? Kita ingin membuat manusia bahagia namun mengecawakan Allah? Karena Allah tidak menyariatkan perayaan hari kelahiran, tidak untuk kelahiran Nabi dan tidak pula untuk yang lainnya. "Bahkan dalil-dalil syar'i dari kitab ataupun assunnah menunjukkan bahwa perayaan hari kelahiran merupakan bentuk tasyabbuh (menyerupai) mereka yang berbeda aqidah (menentang Allah dan RasulNya). "barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk kaum tersebut." Maka yang wajib  atas kita para Muslim adalah meninggalkannya, mengingkarinya, tidak menyebarkan atau menyiarkan apa-apa yang mengesankan membolehkannya." --> (sumber: almanhaj.co.id) InsyaAllah banyak sekali penjelasan dari mulai sejarah hingga penjelasan hukum mengenai hal ini. Banyak sekali ternyata tuntunan Islam tentang bagaimana kita membahagiakan pasangan, saudara-saudara kita. Dan insyaaAllah kebahagiaan yang kita rasakan akan jauh berlipat-lipat kalinya, karena ia dilandasi ketaatan.. :) Dan insyaaAllah, berbuah kebahagiaan pula hingga akhirat kelak. Bukan kebahagiaan yang justru merugikan kita nanti 'disana'. aamiin :)

Ada hal yang tidak tergantikan oleh apapun, yaitu.. ketika orang-orang yang kita cintai begituuu mencintai Allah dan RasulNya, hingga mereka berusaha untuk ta'at, berhati-hati dalam melakukan sesuatu karena khawatir Allah tidak meridhoinya. dimulai dari hal-hal yang terkecil. Maasyaa Allah. Maka apalagi yang kita inginkan? Percayalah, mereka yang berusaha mencintai Allah dan RasulNya, adalah mereka yang benar-benar membahagiakan kita.. karena akhlak mereka terhadap kita, yang 'melatih' , yang menjadi 'mentor' mereka adalah Ia manusia mulia, yang terbaik akhlaknya, yang terbaik terhadap keluarga/istrinya. Maka tidak diragukan lagi. Mengapa Irna begitu yakin dan meyakinkan hal itu dalam tulisan ini? Qadarullah, I just share what I feel and what is right insyaaAllah. Agar teman-teman pun percaya, ini bukan hanya teori. :')

Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat ya buat teman-teman :) And I hope we are all feel the true happiness: kebaikan dunia akhirat, yang insyaaAllah akan menyelamatkan kita sehingga bisa terus berbahagia sampai surgaNya. Aamiin yaa Rabbal'alamin. <3 p="">Wallahu a'lam. 

(supporting image by freepik)
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Focus our heart on… guess who? He he

Assalamualaikum, how are you? May Allah always light your life and give His blessings upon you :)

Sudah lama sekali ngga menulis di blog. Beralih cukup rutin menulis press release kebutuhan kantor di tujuh bulan terakhir ini. It’s different, (enjoy both btw) but ya, writing in our blog is so much fun. Cause we can write everything we want and the way we write; we can be ourself  J Yes, it is nice if we can be our self, being honest to our self, we don’t take any hard feeling about what will people "see". As long as we are trying to be good to ourself.  This is what I want to write here in this post. About ourself, and people’s perspective, what should we focus on?

Setiap manusia tidak mau dipandang buruk oleh manusia lainnya. Ada juga yang tidak peduli sama sekali dengan itu. Kita yang mana? Kita seharusnya menjadi manusia yang memandang buruk dirinya sendiri. Agar senantiasa tawadhu (rendah hati), meminta pertolongan Allah swt, dan menghargai orang lain bagaimanapun perangainya. Itu yang guru saya katakan.

Kita sendiri mungkin akan sedih jika dijudge “buruk”, sedangkan mereka tidak tau bagaimana “jungkir balik” nya kita dalam berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Jika itu terjadi, pertama, kita diingatkan agar introspeksi. Kedua, kita diingatkan juga agar berusaha dengan ikhlas, tidak pedulikan pandangan manusia. Kesedihan itu hanya akan melintas secepat kilat kepada seseorang yang memfokuskan dirinya hanya pada Allah, bukan pandangan manusia. Bahkan boleh jadi tidak mampir perasaan sedih itu sama sekali. Karena diatas itu semua, “Allah knows whats in our heart.”

Yang di khawatirkan, ketika kitalah menjadi orang yang menjudge bahwa diri kita yang lebih baik dari seseorang… Sedang kita tidak tau bagaimana jungkir baliknya orang itu untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Kita yang berhijab merasa lebih baik dibanding saudari kita yang belum berhijab misalnya. Lalu kita merasa oh we are closer to Allah than them, Allah love us more. Apakah kita termasuk orang yang seperti itu?

Kaka perempuan saya, yang dulu belum berhijab mengalami “pergulatan” dalam prosesnya. Kerap saya menemukan beliau, she was always crying in front of her Creator, demi Allah, seeking Allah’s help to make herself wearing hijab. Saya melihat kakak perempuan saya begitu serius meminta pertolongan Allah SWT untuk memberikan hidayah kepada dirinya. Saya melihat tangisannya, bagaimana beliau bercerita kepada saya mengenai keinginannya. Saya sendiri hanya tau bahwa ini perintah Allah dan dengan mudah mencoba melaksanakannya dan mencoba istiqamah. Tidak ada galau, tidak pernah ketika itu saya menangis meminta pertolongan Allah SWT. Dari situ saya sadar bahwa setiap orang memiliki proses yang berbeda.

Ketika meminta 2 orang anak (A dan B) untuk berbicara bahasa Inggris, lalu anak A sejak lahir tinggal di Inggris, dan anak B justru masih sangat asing mendengar bahasa itu. Apakah adil jika kita menilai bahwa A jauh lebih pintar dari B? Padahal sebelum test si B mati-matian belajar agar bisa berbicara bahasa Inggris dengan lancar.

Setiap Ilmu yang baru diterima, Bisa jadi mudah untuk seseorang, tetapi tidak untuk orang lainnya. Pemahaman setiap orang berbeda, latar belakang setiap orang berbeda, keadaan emosi setiap orang berbeda, Ilmu setiap orang berbeda.

Lalu apakah pantas kita merasa lebih baik dari seseorang, padahal kita tidak tahu menahu apa yang ada didalam hati mereka? Bagaimana jika ternyata malah Allah lebih mencintai mereka? Tidakkah kita malu dengan itu?

Allah SWT, yang tahu setiap hati manusia mengingatkan kita dalam Al-Quran:
“Wahai orang-orang yang beriman, Janganlah satu kaum memandang rendah kaum yang lain, Karena boleh jadi mereka (yang dipandang lebih rendah) lebih baik dari mereka (yang memandang rendah), dan jangan pula perempuan-perempuan memandang rendah/mengolok-ngolok perempuan lain, karena boleh jadi perempuan (yang dipandang rendah) lebih baik dari yang (memandang rendah)” (Qs. 49:11)

Bahwasannya Allah SWT perintahkan kita untuk berendah hati (tawadhu) dan menghargai. Pun ketika kita menyampaikan / menasihati / atau "berdakwah", ketika dilakukan dengan cinta dan ketawadhuan rasanya akan sangat berbeda. Indah dan menyenangkan di hati yang menerima. Begitu Islam mengajarkan, ya?

Tetapi kita juga tidak perlu sedih akan pandangan orang lain, Karena bahkan seharusnya kita memandang diri sendiri dengan penuh kerendahan hati. Seperti pesan Ali r.a:

“Jadilah manusia biasa di hadapan orang lain, Jadilah manusia PALING BURUK dalam pandangan diri sendiri, dan Mulia disisi Allah swt.”

Diri ini yang perlu pertolongan Allah SWT, kita tidak tahu apa yang ada dalam hati orang lain, kita tidak tau, kita tidak tau. Dan itu tidaklah penting, yang penting hati kita dengan Allah. Dan hatimu dalam menjaga baik saudaramu. Boleh jadi kita yang paling buruk di hadapan Allah SWT, naudzubillah.

Sedih rasanya kalau sudah ingat ini :') Semoga kita termasuk orang-orang yang berusaha menjadi lebih baik dan senantiasa tawadhu. Semoga Allah senantiasa membimbing kita selalu ya.. Aamiin
Pernah disebut-sebut tentang tawadhu` di hadapan Al-Hasan Al-Bashri, namun beliau diam saja. Ketika orang-orang mendesaknya berbicara ia berkata kepada mereka: “Saya lihat kalian banyak bercerita tentang tawadhu`!” Mereka berkata: “Apa itu tawadhu` wahai Abu Sa`id?” Beliau menjawab: “Yaitu setiap kali ia keluar rumah dan bertemu seorang muslim ia selalu menyangka bahwa orang itu lebih baik daripada dirinya.”
[Lathoif Al Ma’arif, Ibnu Rajab Al Hambali, Al Maktab Al Islami, cetakan pertama, 1428 H, hal. 392.]
This is what we called as "love" we don't judge, we LOVE! 
See youuu!

Love,
Irna

Share
Tweet
Pin
Share
3 komentar
In the name of Allah, the Most Gracious Most Merciful

Hello & Assalamualaikum everyone, How are yoouu? Been so long! I'm so happy now because finnaly I can blogging again since it's hard to find any longer time to write because..well it's not because business thing but only because when I had free time, my body was asking me to irnaa...lay down..and...SLEEP!! >.< you know working life is so different from college life when it's quite easy to spend all night long without sleeping but now it's like soo hard for me to keep my eyes opened at night :3. On the other time when I had a time to write, I can be such a lazy bum at times. It is time to get my self motivation back on track. Or..I had too much thought in my head so when I'm gonna start to write it's like..you know..mmmm....which topic that I will talk about first? and finally I had no idea :p

Well I'm now on my lunch time in my office, guess it's quite a good time to write. But by the way do you know where I'm working right now? :") I'm gonna talk about that. My another phase of life; a workplace. :)

So here I'm, working in Shafira Corporation. A Fashion world! A Muslim Fashion world.
I was excited at the first time when I seen the videos about this biggest Islamic fashion company in Indonesia.
It's fashion, It's Islamic, It's the biggest in Indonesia. All I want is there!

And actually at the same time, I was in process in joining another place to work which is in Oil and Gas Company. (actually it was also my dream-workplace when I was in elementary school. I said to my self that one day I want to work in oil and gas company. Maybe because..ya, I was kid and it's cool to see my brother working in there. only because of that he he he I was kid I don't understand anything about work. ) As if you have read my older post, that dream was came true when I was doing my internship in Pertamina. I was feel so happy about that, I was learnt many things there I was sooo soooo sooo grateful because I think I can improve my skill (beside graphic design) and gained many knowledge. In my last period they asked me to come back after graduate. So then, before graduation, even before my thesis defense, they called me to apply ASAP and it's like they told me that I have to prepare my self to work there. Well but I didn't do that because at that time I was on my hectic period; preparing my thesis defense. And after graduate, I did what they asked..with my pleasure, of course. And followed the process.

I was remember when I'm in middle of my Internship period, one year ago... I had the most favorite serial movie in my laptop, it was Jane by Design. Have you watch it?? I'm sooooooo in love with that movie! And I was thinking to have experience in fashion world, I really want to have another internship experience; in fashion industry. When I saw Jane it's like I'm supposed to "live" in that world. And I also have a dream; someday if I have my own lil family, I think I don't wanna be a carrier woman who will spend their most of time in workplace because my main job at that time will be as a wife. or..mother? owww! >.< so I want to have my own business. And that kind of business is in fashion world. Have a boutique in my house will be nice! or..in a mall? plus web-store? or in front of my house? or....let's dream! he he he
So when I saw the video of Shafira Corporation, I feel like.. that's the one, maybe? And I tried to apply.

One of my best friend, also work in there! And she told me that HR department in Shafco was looking for a graphic designer but it's for internship or freelance. And I said well it's okay, so that while I'm waiting the process in Pertamina, I can use my time to work there as a freelancer or internee there.

SO, I went to attend an interview as internee/freelancer in Shafco, but suddenly the HR manager offered me to work full time there, to work with Digital Marketing team. I want to! but..what about Pertamina?

And, but, um, unfortunately, I mean..fortunately. :) the process in that oil and gas company was not as smooth as I imagined. the process was took a long time.. But let's skip this story. :) Let's say that all the things happen to us has already planned by HIM, the ONE who knows the best for us. So I believe that whatever happened before, it was for the best.

Before I joined this company, one of my friend said this to me:
Irna, bekerja dimana saja yang penting baik dan halal. Pilihlah pekerjaan yang bisa membuat Irna punya banyak waktu luang untuk Ibadah. Karena rezeki kita sudah terjamin, sedangkan Ibadah kita belum terjamin. Tapi, bukan berarti jadi malas-malasan..hanya saja jangan pernah sekali-kali menggantungkan rezeki kita dari pekerjaan tersebut, karena rezeki itu murni dari Allah.

I understood and kept that thought tightly in my head.
And this is what made me sure that this company would be a right & good place for me to work :

"InsyaAllah cocok di cultural nya Shafco yang Islami ya Irna. :)
Selain bekerja kamu juga bisa berdakwah dan ibadah secara positif. Insya Allah. Bismillah
Kita semua yang Insya Allah banyak belajar dengan Irna. Termasuk saya.
Keep up the Great Spirit! :)
Mencari berkah dunia akhirat dalam hal apapun yang kita jalani, Kita semua di Shafco yang masih harus belajar banyak dari Irna. Sama-sama ya kita saling sharing knowledge. :)
-from the HR Manager the day after I had interview.

Sooo....Alhamdulillah, now I'm in this place. Joining Shafco since August 25, 2014.
The dream come true? 'generally', yes. :)


I faced my first month in Shafco happily. I'm so grateful that beside working, I feel like I have new family there since people there are sooo lovely. And one thing that I love is I have a manager who..I dunno how to describe..He is smart! (of course! He's a manager x_x) when I had a sharing session with him I just feel so clicked and everything I talked were always conected and we have the same way in seeing things. My spirits always burned, it's like on-fires everytime I talked to him. That's the thing that makes me grateful the most. May be someday if you be a boss you should be that kind of leader ;) 

Then, reading Qur'an and pray together every morning before we start to work is an AWESOME culture in Shafco, especially in my department at that time. That also the thing that makes me grateful. We also go for having lunch together, "hajar rame-rame!" :)). By the way I also have learnt many things about HR world. It's like connecting the dots. I love to read about human capital, people development in my favorite blog; strategimanajemen.net since I was in High School. So! to be a part of HR department is a big wow for me. It's fashion, it's islamic, it's the biggest, I do design thing, and it's about people development! complete, MashaaAllah.

But because my contract was with Digital Marketing department, I have to start work with the DIGMAR team after have done some project in HR for about 1,5 months .
And it's like...new adaptation. Different environment, different team, different leader, all is different. There is no reading Qur'an every morning anymore, there is no go-for-having-lunch together, and..there's no another woman at the first time. I was the one and only. Fear, pain, all at the same time. But..

There will always be pain and pleasure.
And there will always be fear, that you can change into power.

And have you ever read this sentence? :
"Relationship is like a house. When a light-bulb burns out, you don't go and buy a new house, you fix the light-bulb."
Ya it might not always be for woman-man relationship but maybe for a men-office relationship :p
My friend also said to me that Allah will never ever put us in the wrong place. I also feel that this place is potential for me to "grow up" inshaaAllah. It's all depend on me.

And now my adaptation is getting better, I think. The Digmar Team are also nice, they are smart, and now, there is another woman in the room, finally. AND..we read Qur'an every morning before we start working alhamdulillah :') And I was so happy when I hear some of them reading Qur'an beautifully (I have to learn from them!). See, it's just need to start! the fact is, I can see that we all love this "morning spirit" habit. I'm really hopping that we can keep this habit "alive" not for a short time because actually this is Shafco's organization culture since it was built.

Well by the way some people doesn't know about Shafira Corporation. I can tell you a lil bit maybe?
So, Shafco was founded 25 years ago by Ibu Fenny Mustafa; a woman who has a very beautiful niyah; it's for da'wah. She wanted to make hijab become popular at that time because 25 years ago, hijab was still felt strange around people even for Muslim. And you know, Allah will help them who doing things for da'wah. We can see how Allah make this company survive for more than 25 years and it's growing bigger and bigger and if I'm not mistaken this company has about 2000 employees right now, mashaaAllah :)

And here they are, 11 brands of Shafira Corporation : 


So that's pretty much it. Alhamdulillah for HIS blessings. I believe whatever happened, it was for the best. Past is past. I'll embrace every moment of my life, while I can. I'm waiting for what's coming next. May Allah ease my journey (and your journey too) in this world and of course, in the hereafter.

See you, inshaa Allah :)
Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Salam Everyone :) Been so long! hope live being nice to you as they are to me. More than nice by the way, it's unexpected! Many stories haven't shared and... lil'bit confuse where to start :''3 hihi

Jumat pagi ini selepas shubuh tiba di beberapa ayat Qur'an Surat Al-Hud. Ayatnya reminder banget and I want to share yo what I have red so hopefully we can remember it together 

It's on verses 15 & 16
"Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia & perhiasannya, pasti Kami berikan (balasan) penuh atas pekerjaan mereka di dunia (dengan sempurna) dan mereka tidak akan dirugikan."

"Itulah orang-orang yang tidak memperoleh sesuatu di akhirat kecuali neraka, dan sia-sialah di sana apa yang telah mereka usahakan (di dunia) dan terhapuslah apa yang mereka kerjakan."

Ketika Irna baca itu yang Irna fikirkan adalah Allah akan memerikan kita apapun yang kita usahakan di dunia, apa yang kita cari susah payah di dunia. We work for money, for a proud life, or richness, we will get it as we do for it, see: "pasti Kami berikan balasan penuh atas pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna, dan mereka di dunia tidak akan dirugikan."

But after that, the next verse is "Itulah orang-orang yang tidak memperoleh sesuatu di akhirat kecuali neraka." dan sia-sia disana apa yang telah mereka usahakan. So we search for dunya; we get it but we don't get akhirat. Sedangkan kehidupan kita yang kekalnya ada di akhirat since in dunya will be very short.Irna jadi ingat kata-kata dari Aa Gym; "Bila kita mengejar dunia, akhirat pasti akan meninggalkannya. Tapi bila mengejar akhirat (akhirat tujuannya), maka dunia akan mengikutinya!"

So what I have got, the point is.. everything we do, we work for live in dunya, it's supposed to be for akhirat. Untuk beramal as Qur'an thought. Everytime I start to work must be as my pray to Allah. "Kerjaku sebagai ibadah untukMu, karena perintahMu kepadaku untuk mencari karuniaMu, karena aku ingin banyak berbuat kebaikan untk akhiratku, banyak beramal dan beribadah seperti perintahMu kepadaku.. so I start by Your name, Ikhlas, and I will always remember You My Rabb even I have many works to do, I will put shalat at number one as a prove that I do all the things for YOU." So we can get dunya without loose akhirat inshaaAllah. Mungkin itu sebabnya kenapa bahasan "niyat" selalu menjadi dasar dan yang paling utama. Inna a'malu binniyat.. sesungguhnya setiap amal perbuatan bergantung pada niyatnya. Ketika niat kita untuk Allah yag tertinggi, we will get everything. Seperti ayat tadi juga, Allah memberi sesuai apa yang kita kerjakan, kita tidak akan rugi di dunia. Dan alangkah beruntungnya jika apa yang kita usahakan di dunia, yang kerjakan di dunia kita luruskan lagi niatnya untuk Allah, lillahita'ala, untuk beribadah, inshaAllah Allah berikan balasan terbaik, siap merajut kesuksesan hakiki yang tidak hanya kita rasakan di dunia saja tapi di kehidupan kita nanti yang sesungguhnya. aamiin.. ihdinashshiraatal mustaqim..Bimbinglah kami ke jalan yang lurus, Ya Allah.

And then after that I red Al-Kahfi and also arrived in an verse which is really connected,
"Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk menguji mereka, siapakah yang terbaik amal perbuatannya."
 
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Hallo assalamu'alaikum there! thank you for coming and good evening, I have a BIG thing to share, may be some people know already what's that about.. yes, it's about my THESIS, my THESIS DEFENSE and I GRADUATEEEE! Can't believe that I'm not a student anymore huaaaaa! :''') but by the way I am not ready for that topic, today I have something to share well it's sharing time! :)

I have a morning chitchat with my friend. We're talking about tea..

O    : make your teatime like a beautiful break from the hectic world
me  : my world now is  "a break-world" :p
O    : hahaha ur world is just fine, isn't it?
me  : standard :I
O    : If you said standard, I might say my life is standard too
me  : you will feel "my life is wonderful" if..what?

- - - - -

Well, that starting topic. You will feel that your life is wonderful if what?
having a great job or bussines, lots of money, pretty and shalihah wife or admiring husband, nice house, a driver, cute children, many things :)
but as my friend said, "that's not what makes people happy actually because there will always a "want" after a "want" has fulfilled, and the "want" growing bigger and higher and there's no end in it." RIGHT! and my friend continue, "gratitude. Being "orang yang pandai bersyukur" will makes me saying, "my life is wonderful!" it's up to Him giving what He wants. For I know He knows the best for me."
See, Just simply the word "gratitude", will make people say "my life is wonderful". (ps; 'gratitude feeling' is not about saying "alhamdulillah" and that's all. I'm sure it won't make you say that you life is wonderful. But grtitude is more than that. It's about the feeling.)
When you feel grateful,
the real grateful,
however the condition,
even if you have no money,
you are poor,
what will you feel?
you will feel um..like you wanna cry or even you really cry. It's not because you feel that your life is wonderful BUT...
"Oh GOD YOU're so wonderful Maa Syaa ALLAH.. all praises to YOU."
It's not about your life anymore, but your GOD! after you feel that GOD is so much wonderful, then you realize that you have done nothing to your GOD, and it will courage you to pray more and get closer and closer to HIM, and then you feel so close with HIM, THAT IS! 
THAT what WONDERFUL is. (for me, may be we should try to prove it.)

So when I say that my life is standard, I feel like my life being not really close with HIM. May be the right word is not standard but "hampa". Shalat just get shalat, not read Qur'an as much as my heart want/need, or not doing something useful. When I flashback to the part of my life when I'm feel so happy or wonderful, what I remember is when I cried in a shalat and after shalat just because I surrender my self, my whole world to HIM. It's when I felt that I have nobody that I can surrender, even the closest person in my life, when I'm feel so alone and can't ask any help to anyone but Allah. Not when I have lots of money, not when I can buy anything I want, really.. Oh it was wonderful :'
when we crying just because we really surrender a whole thing in life to Allah who created us, we said, Oh Allah I'm so grateful that I belongs YOU, only YOU, YOU created me, so I surrender my WHOLE LIFE to YOU, only to YOU, YOU make me live in this world, so Guided me to become a person that you love in this world, I'm nothing without YOU, make me close to YOU.. innashalati, wa nusuki, wa mahyaya, wamamati, LILLAHirabbil'alamin.. my shalat, my pray, my life, my death, IT'S ALL FOR YOU... LORD of the Universe...

"A Wonderful things can be found even in the darkest of times if we remembers to turn on the light."
the light of what? We all know :)

In every condition, grateful. Feel the gratitude.
Syukur membawa kita pada kebesaran Allah, lalu kita merasa tak ada apa-apanya, karena itu kita meningkatkan kedekatan kita kepadaNya, lalu kita merasakan nikmatnya mendekat padaNya, nikmatnya berpasrah kepadaNya, and it's wonderful.

Have a Wonderful life.
See you.. :)

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
“Penghafal Quran akan datang pada hari kiamat dan AlQuran berkata: “Wahai Tuhanku, bebaskanlah dia. Kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan). AlQuran kembali meminta: Wahai Tuhanku, ridhailaih dia, maka Allah meridhainya. Dan diperintahkan kepada orang itu, bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga). Dan Allah menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan nikmat dan kebaikan.” (HR Tirmidzi)

“Sebaik-baik orang di antara kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya” (HR. Bukhari)

“Tidak boleh seseorang berkeinginan kecuali dalam dua perkara, menginginkan seseorang yang diajarkan oleh Allah kepadanya Al Qur’an kemudian ia membacanya sepanjang malam dan siang, sehingga tetangganya mendengar bacaannya, kemudian ia berkata, ’Andaikan aku diberi sebagaimana si fulan diberi, sehingga aku dapat berbuat sebagaimana si fulan berbuat” (HR. Bukhari)

“Barangsiapa yang membaca (hafal) Al Qur’an, maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan kepadanya.” (HR. Hakim)

“Adalah nabi mengumpulkan di antara dua orang syuhada Uhud kemudian beliau bersabda, “Manakah di antara keduanya yang lebih banyak hafal Al Qur’an, ketika ditunjuk kepada salah satunya, maka beliau mendahulukan pemakamannya di liang lahat.” (HR. Bukhari)

Dari Abu Hurairah ia berkata, “Telah mengutus Rasulullah SAW sebuah delegasi yang banyak jumlahnya, kemudian Rasul mengetes hafalan mereka, kemudian satu per satu disuruh membaca apa yang sudah dihafal, maka sampailah pada Shahabi yang paling muda usianya, beliau bertanya, “Surat apa yang kau hafal? Ia menjawab,”Aku hafal surat ini.. surat ini.. dan surat Al Baqarah.” Benarkah kamu hafal surat Al Baqarah?” Tanya Nabi lagi. Shahabi menjawab, “Benar.” Nabi bersabda, “Berangkatlah kamu dan kamulah pemimpin delegasi.” (HR. At-Turmudzi dan An-Nasa’i)

“Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.” (QS Al-Ankabuut 29:49)

“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya.” (HR. Ahmad)

“Sesungguhnya termasuk mengagungkan Allah menghormati orang tua yang muslim, penghafal Al Qur’an yang tidak melampaui batas (di dalam mengamalkan dan memahaminya) dan tidak menjauhinya (enggan membaca dan mengamalkannya) dan Penguasa yang adil.” (HR. Abu Daud)

Dari Abi Umamah ra. ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah olehmu Al Qur’an, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya).”" (HR. Muslim)

Dari Abdillah bin Amr bin ’Ash dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Akan dikatakan kepada shahib Al Qur’an, “Bacalah dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau dulu mentartilkan Al Qur’an di dunia, sesungguhnya kedudukanmu di akhir ayat yang kau baca.” (HR. Abu Daud dan Turmudzi)

“Dan perumpamaan orang yang membaca Al Qur’an sedangkan ia hafal ayat-ayatnya bersama para malaikat yang mulia dan taat.” (Muttafaqun ‘alaih)

Mereka akan dipanggil, “Di mana orang-orang yang tidak terlena oleh menggembala kambing dari membaca kitabku?” Maka berdirilah mereka dan dipakaikan kepada salah seorang mereka mahkota kemuliaan, diberikan kepadanya kesuksesan dengan tangan kanan dan kekekalan dengan tangan kirinya. (HR. At-Tabrani)

Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaiakan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, “Mengapa kami dipakaikan jubah ini?” Dijawab,”Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an.” (HR. Al-Hakim)

Maka apakah ada masa depan yang lebih membahagiakan dari ini? :'
 
Allahummarhamna bil Quran...Ya Allah Curahkanlah rahmat kepadaku dengan Al-quran, dan jadikan Al-quran sebagai cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku..
Ya Allah, ingatkanlah aku terhadap apa yang aku lupakan dari Al-quran. Ajarilah aku apa-apa yang belum aku ketahui dari Al-quran. Anugerahilah aku kemampuan untuk senantiasa membecanya sepanjang malam dan siang. Jadikanlah Al-quran hujah bagiku (yang dapat menyelamatkanku) wahai Tuhan seru sekalian alam..

Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Bismillah. Salam everyone :) Hope live being nice to you and may Allah SWT. easier your ways. Same hope here, Hopefully All the things I have to done can be done in an easy way and smoothly; I can finish my Intern Report sooner and do great works for my office projects! Projects coming and coming again, unexpected. It's awesome and I'm so grateful but also I'm so...so... worry about my campus assignments and thesis. I can't choose one of them because both are important. I hope my Intern Report can be finished this week, but suddenly I have to go to office and got projects which also have to be done in few days. Is that mean that my Intern Report must be delayed? Ya I think so, the deadline of office Projects is closer.  By the way here I wanna share about my last Internship period. Yes my Intern period has ended since August but I still go there about twice (or more) a month to have meeting or meet (let's say) client. :)

It was so sad when my last day of Internship period came. Remember I have to say good bye to Mba Hanna, Mas Adit, Mba Donna, Mba Nova, Mba Chichi, Mas Dede anndddd many many moreeeee I can't mention one by one :') (But the fact is I still go there for sometimes, hihi) On the last Monday before I leave; when we had Internal meeting as usual, I said "this is my last week I'm here Mba XD.." Then Mba Donna (my manager) said, "oh iyaa! Kalo gitu kita perpisahan, bikin agenda buka puasa bareng Irna." And we decided the time. I was happy and feels so appreciated :')

Internship is the greatest thing of my campus life, so far. So if you ask me what's most favorited from my campus life? It's internship.(beside having photo booth with friends, spending the night until morning at Benhil Printing, projecting all day and night long, 3 days trying hard to do not sleep more than 3 hours, and another 'creepy' things :') )  But the things that make it great can't be happened if I didn't face the steps; semester by semester, subject by subject in my class. yes it's all about 'connecting the dots'. So, bunch of thanks to my great lecturers :)

I will never forget those 4 month, I love people there and all the things over there. Good Bye Internship! :)

My Desk at office
See some works I've done
Monthly Meeting Kehumasan SKK Migas-KKKS at PHE Tower
One of Ramadhan Event
at Indonesia Petroleum Association (IPA 2013) JCC - PHE ONWJ CSR Booth
Media Gathering-Hotel Mulia
Let's do Photo Booth before I leave! hihihi
Unfortunately I didn't captured every events in my Internship Period. Actually there are still many activities but I don't have another picture :'p

This is a gift from HSSE Department on my last week there.

Sushi Tei - Breakfasting Together on my last day!


And this is finally we had farewell (ya..little farewell) on my last day. We had dinner together at Sushi Tei. The very exciting moment was when all of them, one by one gimme some words..aaaa.. I love them :) I also gave some 'speech' to say thanks to them.. I recorded that moment so I can see the video anytime.

So it was our last time together in one time and place. I wanna say Thank youuuuu so so much for gave me a chance to get many things in this company, learn a lot I've never know before, treated me very nice like family. It was a very precious chance, precious time to improve my skills and behaves.

There is something that burns my spirit on the last day of my internship period; they are waiting for my 'return' to PHE ONWJ. Asked me to graduate FASTLY and back there soon.  hihihi... :) Let's see what Allah's perfect plan. The point is I have to do my best anywhere anytime. :)

Thank You Mba Donna, Mba Hanna, Mas Adit, Mba Chichi, Mas Hedi, Mba Nova, Mba Nisa, Mas Dede, Pa Agus, Pak De, Mas Bimo, Mba Wenny, Mba Fenita, Mba Patrice, Mba Amel, Mba Christina, Mba Lieke, Pak Johnly, Mba Dewi, Mas Alno, Mas Aldo, Mba Nuki, PDP, Pak Security lantai 3 (forgot his name,hihi) Mas Ajis, Mas Budi, Pak Supri, Drivers, etc. :)





"Irnaaa... Ga ada lo ga rame... pokoknya kamu harus pergi untuk kembali ya! I'll be missing u.." -Mba Hanna
"Dear Irna, Thank you for this 4 Months, sukses untuk Thesisnya.. ditunggu kehadirannya kembali ya.." -Mas Adit
I'm sure what I've got in my Internship period there will be very useful for my days ahead! Insha Allah :) See you on TOP, PHE ONWJ. Success!



See you in the next post! :)

Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Tuesday, September 17 2013.. Hari ini di rumah orang tua Irna, akan ada pengajian untuk Papa bersama anak-anak yatim. It's been three years Dad, I love you so much.
Jumat, 17 September 2010 ; Tiga tahun lalu sebelum adzan Subuh, Irna sedang memandikan Papa Irna, terus irna cium kening sama pipi beilau. Padahal sebelumnya Irna ga pernah berani.. biasanya cuma cium tangan kalau mau pergi dan baru pulang sekolah/les/main. Papa Irna penuh kharismatik, tegas, orang-orang segan sama beliau termasuk anak-anaknya juga, termasuk Irna juga. Tapi kalau udah kenal dekat, papa senengnya bikin orang ketawa, suka bercanda. Kadang meski ga terlalu lucu bercandanya, Irna suka ketawa di depan papa, soalnya Irna tau papa pengen bikin Irna ketawa. :')) Even I've never kissed him, but I love him so so much, He loves me so much, He bought anything I want, He was never angry for what I have done except when I cut my hair and make it short. My dad wanted his daughters to have a long hair. Once when I was in elementary school I had a hair cut, and it was very short and my dad was angry!! so bad!! and I was crying. Only that time he did that to me. He was never judge people, and very honest. He is the best. 

Allahummaghfirlahu.. warhamhu.. waafihi.. wafuanhu.. Semoga selalu mendapat nikmat di alam sana, Pa..

I imagine it was me & dad
Well, having no Dad in this phase of life is..hard. Jika ada sesuatu yang membuat sedih di dunia ini, rasanya kesedihannya tidak begitu berat lagi, irna sudah merasakan kesedihan yang sangat berat, ditinggal papa. But how hard is life happens to every people, I'm sure they will go through it. The choice is we go through it sadly or patient-ly. Bagaimanapun cara kita menghadapinya, tetap akan terlewati karena waktu terus berjalan, kan? Beberapa hari lalu, lagi merasa sangat futur.. aku bilang.. I want a normal life, go to school and back home, meet mom and dad, having dinner together, and under their guidance and just focus to my study. Just like the other friends. But it won't happen to my life. My brothers and sisters, when they were in my age, they were never faced this kind of life, they had mom and dad. And when Dad gone, they had their own family already.. husband and wife. When I'm thinking about that I also understand that there are so many poor people who cannot school, they even have no parents, no home, how grateful I am. I still have mom, sisters, brothers, and I still can go to school and.. work.

"A smooth sea never made a skillful sailor." When I'm down and tired "why life isn't so smooth sometimes?", I remember that sentence and thought.. "oh.. may be I will be a 'skillful sailor'." But if I was too down, I said to my self  Oh I don't wanna be a skillful sailor, I've never asked that. I want a smooth sea.. yang penting aku beribadah dengan tenang..(ungkapan orang yang sedang payah sekali) padahal aku sebelumnya sangat merasakan ketika masalah datang, disitu ada nikmat berpasrah dan tawakkal kepada Allah.. nikmaat..sekali. Ada kala ketika sedang diuji dan sedih, tetap saja sedih.. sometimes I pretend to do not understand about Allah's perfect plan, the lessons, etc. Sad is sad no matter how I understand about it all. And sometimes I need to express whats inside and show how sad I am by crying alone in a bedroom (yeah!=women). But still, deep in my heart I really trust Allah is always amazing and have a perfect plan for me. I understand about connecting the dots, setelah kesulitan ada kemudahan, and everything about Allah yang akan membuat kita akan selalu merasa bersyukur dan tak akan pernah cukup ungkapan syukur itu meski tak pernah henti terucap karena terlalu banyak hal yang patut kita syukuri.. Tetapi mungkin ini buktinya kalau Allah memang menguji hamba-hambaNya dibatas kemampuannya. Kalau batasnya mencapai level 8, maka ujiannya juga di level 8. tidak di level 6 atau 7, karena mau ada peningkatan menuju level 9. Jadi tentu ada sulitnya, tapi pasti bisa melewatinya (atas kuasa Allah). Allah begitu luar biasa. Selalu ada pelajaran baru yang didapat dan yang terpenting mengerti satu hal lagi, bahwa ucap dan kata keluhan saja tercatat dan berakibat, seperti yang Irna tulis di post sebelumnya;

Satu kata dapat menampung apa saja; putus asa, sombong, tamak, dusta, tipu, dengki, gunjing, cerca, dan aniaya. Semua tercatat dan berakibat. "Semua ucap yang keluar dari lisan kita akan dihisab." Ujar Ibn. Abas "bahkan juga keluhan yang terdesis kala merasa sakit." betapa berat... :' (baca lengkapnya disini)

"Bersabarlah, karena tersimpan rahasia besar di dalamnya."
"Dan ketahuilah rahasia paling simpelnya; Bahwa di dunia ini, mau kita bersabar atau tidak waktu akan terus melaju, tidak akan berhenti ketika kita diuji dan dicoba, mau kita bersabar atau tidak urusan hidup tidak peduli, akan terus melesat. Maka sungguh beruntung orang-orang yang memilih bersabar. Dia akan dibalas atas apa yang telah dikerjakannya. Tidak akan tertukar." (Tere Liye)
Ada beberapa message atau bbm yang Irna baca kemarin.. Irna tulis dibawah seklian pamit yaa..semoga bermanfaat and see you in the next post :)

"Sungguh menakjubkan keadaan orang mukmin itu. Allah tidak menetapkan suat keputusan baginya melainkan keputusan itu adalah baik baginya. Jika ditimpa kesusahan, maka ia bersabar dan itu baik baginya. Jika mendapatkan kesenangan, maka dia akan bersyuku, maka yang demikian itu adalah baik baginya. Dan hal tersebut tidak akan menjadi milik seorang pun kecuali orang mukmin." (Mutafaq alaih)

"Ya Allah.. terima kasih Engkau masih memberikan kami makan hari ini.. pakaian untuk kami.. dan atap untuk kami berteduh.. Ya Allah.. kami berserah diri padaMu untuk segala urusan kami.. Engkaulah yang menggenggam jiwa kami.. bahkan kami tidak tahu apakah Engkau masih memberikan kami nikmat hidup esok hari.. Ya Allah.. sesungguhnya kami semua milikMu dan hanya padaMu kami kembali.. kemanapun kaki ini melangkah sesunguhnya kami melangkah menuju padaMu.. karena Engkaulah tempat kembali kami.. kapanpun Kau bisa menghentikan detak jantung ini.. betapa kami sangat bergantung padaMu.. tiada kuasa dalam menghadapi urusan kami tanpa kuasa dan pertolonganMu.. Ya Allah kami bertawakal padaMu.. kami tenang dengan mengakui kelemahan dan ketidakberdayaan kami dan menyerahkan segalanya hanya kepadaMu.. Yang Maha Kuasa Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.."

Mba Agni menulis: Sungguh hanya perniagaan dengan Allah-lah yang paling menguntungkan..
Irna: Mba Agni, perniagaan dengan Allah itu gimana maksudnya?
Mba Agni: Kalau Agni memaknainya, apa yang kita lakukan karena Allah pasti Allah akan perhitungkan dengan adil,, saat kita berharap sesuatu yang baik dan menguatkan ibadah kita, Allah pasti memberikan hadiah yang terbaik yang tidak bisa diukur dengan timbangan manusia. Hal itu yag tidak bisa kita peroleh dari hubungan kita dengan sesama manusia.

Wassalam'alaikum :)
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Berkah Ramadhan semoga telimpah selalu untuk kita. Aamiin. Sebentar lagi Irna mau pergi ke Masjid Andalusia Sentul untuk acara I'tikaf PHE ONWJ tahun ini. Senang sekali diajak untuk menjadi panitia, sehingga bisa lebih kenal banyak orang lagi yang bukan hanya dari ONWJ, tapi juga dari PHE WMO, PHE Pusat dan BP.

Irna benar-benar berharap I'tikaf ini akan penuh makna dan menjadikan diri ini lebih sejuk dibawah naungan Allah SWT. Diberikan kemudahan jalan untuk berada di jalan terbaik, dan dijauhkan dari yang tak baik.

Ya Illahi.... Ya Tuhanku.....
ampunilah dosa-dosaku.. aku rindukan kehadiranMu..
sepanjang jalan ayat hidupku.. tiada berharap hanya dariMu..

Ya Illahi.... mohon padaMu.... penuh harapan petunjukMu..
aku tersesat dijalan ini.. tak tahu lagi arah kembali.. tuntunlah aku kemana pergi..

Ya Illahi Ya Tuhanku.... hambaMu ini menujuMu....
jiwa ragaku jadi belenggu.. hanya rahmatMu selamatkanku..
relakan aku dekat padaMu..

Hanya rahmatMu selamatkanku.. Relakan aku dekat padaMu..

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
 

Happy Ramadhan! You know, It's been several weeks I was keeping my self on writing this topic. Kinds of work in my internship program getting 'too gorgious'.  "Many things to do,  but end up doing none of them." It's happens lately because I was really confused with all the things. My mind running around! But if you still love where are you working, you wont be feel any hard feeling about those confussion, is that right? me neither feel that way. I still like this internship program. OH HEY! I forget to tell you about my competition here..aaa later on :) well..now it's about love and work. When I know the best thing in the career life is WORK WHAT YOU LOVE or LOVE YOUR WORK. I do I do I do agree and understand! Yes, that will be running in my life too. Success in a career that I REALLY LOVE by a good effort.

Choose a job you love, and you will never have to work a day in your life. -Confucius

Work is love made visible. And if you cannot work with love but only with distaste, it is better that you should leave your work and sit at the gate of the temple and take alms of those who work with joy. -Khalil Gibran

“Just don't give up trying to do what you really want to do. Where there's love and inspiration, I don't think you can go wrong.” -Ella Jane Fitzgerald (1917-1996); Jazz Vocalist

“It seems the harder I work, the more luck I have.” -Thomas Jefferson (1743-1826); 3rd U.S. President

“I know you've heard it a thousand times before. But it's true - hard work pays off. If you want to be good, you have to practice, practice, practice. If you don't love something, then don't do it.” -Ray Bradbury (born 1920); Author

“Happiness is not in the mere possession of money; it lies in the joy of achievement, in the thrill of creative effort.” Franklin D. Roosevelt (1882-1945); 32nd U.S. President

“Nobody's a natural. You work hard to get good and then work to get better. It's hard to stay on top.” Paul Coffey (born 1961); Retired Professional Hall Of Fame Ice Hockey

“Quality is never an accident; it is always the result of intelligent effort.” John Ruskin (1819-1900); Poet, Writer, Art Critic

“All growth depends upon activity. There is no development physically or intellectually without effort, and effort means work.” Calvin Coolidge (1872-1933); 30th Us President
_________________________

hey see you later, I am gonna meet my teacher in high school and have breakfasting together! aaa..So excited!
Good bye,
Salam Ramadhan :)
 

Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar


Thursday, June 13.
Aku bersyukur pada hari ini, Allah meringankan langkah kaki dan niat untuk berada di Kajian Muslimah Pertamina tadi. Temanya adalah "Menyambut Ramadhan dengan Penuh Cinta". Luar biasa betapa Allah hendak membimbingku untuk mempersiapkan Ramadhan sejak sekarang. Datang E-mail permintaan untuk menjadi MC di acara ini. Artinya aku harus mempersiapkan 'bekal' untuk menjadi MC tersebut. Memang sedikit santai acaranya, people knows I am a quite silent person, tidak pintar berbicara seperti MC professional, he he. Aku fikir yang penting belajar, dan lakukan dengan hati. Pokoknya dengan segala kekuranganku, aku mau belajar. Selalu jadikan peluang memperbaiki diri dalam hal apapun (termasuk berbicara di depan orang banyak) sebagai momentum untuk meng-upgrade diri.

Agar persiapan lebih baik, aku browsing bagaimana Rasulullah menyambut Ramadhan dan bagaimana istimewanya bulan Ramadhan. Sempitnya mempersiapkan diri menjadi MC, dan intinya, agar mencari tahu dan mempersiapkan diri menuju Ramadhan.. Irnaa..sudah dekat..ayo siapkan segalanya dari sekarang.. kalaulah tidak ada permintaan ini, mungkin Irna masih santai-santai dan tidak se-excited ini menyambut Ramadhan.
Masya Allah mendengar Ustadzah Nani menyampaikan isi ceramah mengenai Bulan Ramadhan. Sampai terbata-bata menahan tangis ketika menutup acara. Anyway, aku rekam isi ceramahnya Ustadzah Nani, lalu aku transkrip, kurang lebih seperti yang aku tulis dibawah. I hope will be useful. Baca ya sampai selesai!  Selamat menyambut Ramadhan :)
_ _ _ _ _

"Bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan Al-quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)
Karena itu, barang siapa diantara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau berada dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka wajib baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklan kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu supaya kamu bersyukur." Qs.2:185
Alquran dan Ramadhan saling berkaitan. Kata-kata ramadhan ada dalam Al-quran, dan Al-quran diturunkan di bulan Ramadhan. Jadi Al-quran dan Ramadhan itu sangat kuat kaitannya..seperti kita dan suami kita, kita dengan teman baik kita, dekaaaat sekali.. 
Di bulan ramadhan, Allah turunkan malaikat. Kemudian Allah katakan, "Hai malaikat, lihat hamba-hambaKu, siapa diantara hamba-hambaKu yang berpuasa, menahan lapar, menahan haus, dia berpuasa karena Aku, katakan pada mereka "Puasanya UntukKu..Puasanya untukKu.." Maka Rasulullah mengatakan dalam hadist qudsi: "Allah mengatakan, "siapa hamba-hambaKu yang berpuasa, siapa hamba-hambaKu yang berlomba, Alladzi kholaqol mauta wa hayaata liyabluakum ayyukum ahsanu'amala.." siapa yang amalnya paling bagus diantara hamba-hambaKu...aku akan BANGGAKAN diatas Arsy....aku akan perlihatkan kepada malaikatku, "lihat hambaKu, lihat hambaKu..rajin berpuasa.. bukan hanya berpuasa, dia membaca Alquran.. dia shalat dia tambah baik, dia memberi makan orang miskin..ia bersabar..dia bertambah bangun malam, dia suguhi suami dan anak-anaknya.." Subhanallah, "Aku banggakan." 
Dan siapa yang paling baik di bulan Ramadhan, Akan Aku beri rahmat.. dan siapa yang diberi rahmat di bulan Ramadhan, dosanya akan diampuni.. Dan orang yang Aku beri rahmat di bulan Ramadhan, boleh masuk Surga lewat pintu khusus yang bernama Ar-rayyan.
Ar-rayyan adalah pintu Surga yang khusus bagi orang-orang berpuasa.
Subhanallah, Iman itu penting..kenapa? ibaratnya; tidak ada cinta, maka hati menjadi kering... kenapa orang suka marah? karena tidak cinta, kalau cinta semuanya no problem.. cinta itu bikin "everything is flower.." cinta itu mengkayakan, cinta itu bikin semua jadi indah..benar..orang jatuh cinta itu luar biasa..tahu kan lagunya? "the power of love.." subhanallah, cinta itu indah..."jatuh cinta berjuta rasanya" dan cinta kepada Allah lebih lebih LEBIH dari itu..makannya hanya oang-orang yang mencintai Allah, dia senang menyambut Ramadhan. Dan pada bulan ramadhan itu pahala kita ditinggikan, semua ibadah kita dilipat gandakan oleh Allah swt.
10 pertama rahmat, 10 kedua ampunan, 10 ketiga dijauhkan dari api neraka, kebaikan semua yang Allah berikan.
Banyak orang-orang yang tidak cinta menyambut Ramadhan, karena mereka ngga ngerti..
Ramadhan ini seperti sebuah parsel yang Allah berikan kepada kita, yang isinya penuh! kalo ada orang bawa parsel, udah mengetuk pintu rumah kita, kita ga jawab, didiemin, lalu begitu ga ditengokin, begitu pergi orangnya, kita ngintip dari jendela..waah! Ya Allah ternyata bawa parsel 7 tingkat! menyesal datangnya belakangan..begitulah Ramadhan. Ramadhan pun sepereti itu, karena begitu banyak kebaikan yg ada di bulan Ramadhan. 
kita akan berjumpa dengan Allah tanpa hijab, dan siapa yang berpuasa tidurnya pun ibadah. Kalau tidur saja ibadah, berarti mengaji, suami bekerja apalagi.. pahalanya berlebih-lebih.
Suami-suami yang baik dia bekerja hingga lelah, memberi nafkah membelanjakan istri dan anak-anaknya, sehingga istri dan anak-anaknya menjadi terhormat, karena dibelanjakan oleh suaminya, bisa membaca alquran dengan baik karena bisa membelikan Al-quran, bisa membeli mukena yag baik, maka suaminya akan diampuni dosanya oleh Allah..
Suami yang mencari nafkah yang halal dan dibelanjakan untuk keluargnya, sehingga istri dan anakanya tenang maka suami tersebut akan masuk surga dengan 72 bidadari..
Maka masukilah Ramadhan ini dengan penih cinta. Kalau jatuh cinta, apa yang kita lakukan?  ingat sewaktu dulu ketika mau dilamar, siap-siap bajunya..mengecat rumah, lulur, semuanya..itu mau dilamar. Rasulullah bilang begitu "orang mukmin yang baik ketika mau ramadhan, dia lebih bahagia dari pengantin baru." bayangkan, kalau kita belum bahagia, kita belum paham.
Bahagiakan diri...udah Syaban, tinggal hitungan hari lagi...ahlan wa sahlan ramadhan..
Rasulullah menangis ketika Ramadhan mau berakhir..karena tau betaaaaaapa indahnya bulan Ramadhan..betapa pahala begitu banyak di bulan Ramadhan. Niscaya tak ada satupun manuasia ramadhan yang ingin ditinggalkan Ramadhan..dia akan pegang Ramadhan, jaga Ramadhan, ingin selalu bersamamu...Ramadhan..
Pasti semua ingin kalau semua bulan itu setiap hari Ramadhan...luar biasa..
Dan Allah sangat menyayangi.."siapa yang memberi makan orang berbuka puasa, maka ia sama pahalanya seperti orang yang berpuasa."
Berdzikir..Ramadhan adalah momen perbaikan diri. Ini adalah titik balik. di bulan Ramadhan ada lailatul qadar. Jadikan Ramadhan tahun ini Ramadhan utk perbaikan diri. kenapa?inilah keutamaan Lailatul Qadr:
 
berangkat haji, insyaAllah, kemudian berangkat umrah, Istanbul, Eropa, tidak ada yg tidak mungkin. Spanyol, Barcelona, Andalusia, Zevilla, apa saja.. untuk membangun semangat kita. memohon Keluarga bahagia, suami istri lebih baik..dan yang lainnya.
mari kita mulai dari hari ini, sekali lagi ketika Allah mentakdirkan kita, maka di bulan Ramadhan, malam lailatul qadar, apa kata Allah? innaa anzalnaa hufii lailatil qadr.....minta sama Allah..
kenapa begitu indahnya Ramadhan? ada lalatul qadr! Allah merubah takdir kita! You are what you think! apa kata Rasulullah? ALLAH MENGIKUTI PRASANGKA HAMBANYA.
life is hard, make it easy. Jadikan semua mudah dan indah... bersama Allah :)
Rasulullah bersabda:
"ketika kita berdoa, berdoa, lalu berdoa...doa-doa yang naik keatas ARSY, naik ke atas arsy, lalu doa-doa kita bertemu dengan takdirNya, takdir kalah, doa yang menang!" tidak ada yang tak mungkin.
Hanya orang yang antusias adalah orang yang mencintai. Silahkan tanya sama ahli kesehatan, orang yang penuh cinta, adrenalinnya meningkat!
Kalau orang cinta Ramadhan, adrenalinnya terpacu, semangat, senang mau bertemu Allah..lewat pintu Ar-rayyan..
Dan cintalah yang membuat orang menjadi semangat..
Bulan ramadhan merupakan International idol. Semua orang ikut tak pandang muda tak pandang kaya. Rasullullah saw. bersabda:
 
Orang yang berbuka puasa dia punya 2 kebahagiaan, "siapa yg berbuka puasa dia bahagia ketika dia berbuka  dan nanti dia berbahagia bertemu dengan Allah SWT."
Ketika manusia ditakdirkan oleh Allah dalam perut ibunya dalam usia 4 bulan, jodohnya, ajalanya, kapan bahagia dan susahnya, amalnya, maka di setiap tahun, takdir itu boleh berubah! sesuai dengan cita2nya. maka mari di bulan yg penuh berkah ini tuliskan apa cita2nya. insyaAllah.
_ _ _ _ _

Semoga Allah anugrahkan kepada kita cinta yang terus berkembang setiap hari kepada Allah, hingga kita benar-benar dapat bertemu dengan Allah..tanpa hijab..Meski sesungguhnya aku malu mengharapkannya padahal sudah terlalu sering berbuat salah dan tak ada apa-apanya dihadapan Allah, namun inilah fitrahku sebagai manusia untuk menjadi hamba Allah..Allah beri kesempatan berulang kali..semoga mendapat lagi kesempatan terbaik ini, bertemu Ramdhan..

Marhaban yaa Ramadhan <3>
Shalawat untukmu, satu bintang yang sinarnya berseri,Ya Rasulullah.

Salam,
Irna
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Bismillah,
Good Day everybody! Been so long ya.. :') Alhamdulillah everything being very nice to me and I hope they are do the same to you too :)
MANY THINGS TO SHARE! yes I know I always says that there are many things to share, or "I will share it to you then", but really sometimes life does not happen as what we've planned and this kind of plan (blogging) is something that very easy to be planned but also very easy to be ignored :(

TWO MONTHS ALREADY!
Wake up in the morning, take a shower, go office, work, meeting, lunch together, attend Lunch and learn, capture every moments,  overtime at office together with Mba Hanna and Mas Adit, aaannddd all about activities in internship time was going well about 2 months. I feel fall in like with this world. Sometimes, when I'm attending a great topic in Lunch in learn or workshop at SKK MIGAS, I can't stop my little tears but I dunno why! not a lie, I feel..what ya, I dunno what kind of feeling that was. All the feelings mixed up. Many thoughts around in my mind. May be because this is very new for me since my life before was so faaarr faa.....arr away from this kind of knowledge, you know.. :') So that I really grateful to Allah swt.

Actually I have a plan to do my internship here in PHE ONWJ for two months only. But the facts is....It's still too hard to leave PHE ONWJ, still TOO MANY things and TOO MANY knowledge that I have not learned yet..plus, my supervisors also asked me to stay longer here. I wanna make more memories in this company. I love all people here. Mba Donna my manager, she is active , nice and pretty smart.. then Mba Hanna, I feel pretty good like she is my sister and never get bored with her.. and..Mas Adit (well now I'm trying to call him not Pak anymore, :3 ) he is very calm and kind..and..Mba Chichi, she is love to ask me and mba Hanna to accompany her to eat Indomie lately :9 And of course I can't say 'no' since -mie instant- is still my favorite one, even my heart said 'don't Irnaa..makan yang sehaatttt" but well, still, it's still..yes still..very hard :')

So here's the Communication team: 


                                                         Me, Mba Hanna, Mba Donna, Mas Adit, Mba Chichi

Get very nice work experiences here makes me feel so joyful facing my days. If there is an event that held by Communication or sometimes by another division also, I made all the design things from zero by my self. It feels so happy when my work were enjoyed by many people. Not also designing. You know that I love to write even I am not a good writer..and this blog is like the only way for me to share my thoughts. But now this place;PHE ONWJ, gimme a chance to write in company magazine yeaay! It's more challenging because I know that the magazine will be red by 'cool' people..so I have to write wa..y better, can't flow as easy as the air blown like the way I write here. 
And another one is.... become MC! can you imagine? I dunno why when there is someone who ask me to do something, even I am not really sure I do it well, I dare to yes "yes, I will." And I make it :') A month ago I asked to become MC in an internal event for woman. And then several minutes ago, I just got an email that also asked me to become MC again in that even in this month. And of course I say Yes, InsyaAllah. So hopefuly the next event will be going very good and nice and of course I can brought it waaaay better. :)

Two weeks ago I also joined Indonesia Petroleum Association, Pertamina had a booth and Community Development (the division which have a great-bone with Communications) also had a CSR booth there. It's about a week, so work outside office and attending this kind of event make this kind of work was not boring. No need to sit in front of laptop all day and night long, designing all day and night long..Like I was in my campus life :'/ This life become colorful..That's what I grateful for :)

We have weekly agenda which is Internal Meeting in Mba Donna's room every Monday morning. It's Just remind me when I was in High School and College, my friends stated that my hobby is meeting (-.-) Well, it's good that today, kind of meeting here is not something new anymore.. even the topics level are clearly different :)) Another nice one is about relation with reporters. At the first time, I was lilbit surprised when attending Media workshop and there are many reporters from many media that asked my phone number and easily tried to getting close to me. And now I do understand..oh..that's why.. Because this is Communication Department, Media Reporters are just like our partner so we must have a good relation with them :)

I also really grateful and start to admiring this Oil and Gas world. Even I know just very few and new but I got the feeling. This feeling came when the first time I listened the Head of SKK Migas, Pak Rudi Rubiandini did the presentation at Sarasehan Wartawan Nusantara at SKK Migas Last May. Directly became his fan at that time! The way he do the presentation was just PRETTY COOL. I said in my heart, "Orang yang sangat awam semacam Irna saja bisa sangat anteng mendengar presentasi, mengerti, bahkan tidak mau melewatkan seberapa detik pun selama beliau berbicara." It's really like my spirit burned up. But actually I dunno what kind of srpirit that was. Spirit to learn more about this I think. :)

Office right now become nicer since I have another friends like Mba Nissa, Mas Dede, Mba Nova, Hanna, Andara and Yudith. We usually have some chitchat and laugh together. Aah..I know I will be miss this place someday :')

So may be that's all for now, I still have many things to do.. :) Wish me Luck for the next week events! Hope this Month become greater for us! See ya..

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Bismillah.. Alhamdulillah, having several minutes to post here. Bagaimana kabarnya? Hope life being very nice to you as they are to me. :)
Akhir pekan menutup minggu ketiga internship, It's still exciting. Banyak terlibat dalam event-event Di PHE ONWJ makes me feel sooooo..mm..apa ya..hehe. So Happy! and grateful. :)
But this time I'm not gonna talk about that..

Pagi hari tadi sekitar pukul 4, Irna terima sms mengenai berita meninggalnya Ust.Jeffry Al Buchori. Meninggalnya seseorang memang happens every second di dunia ini. Yang berbeda adalah, when we know the name. Semua orang tentunya kaget karena beliau dalam keadaan baik-baik saja sebelumnya. Meninggalnya karena kecelakaan. Tidak ada yang menyangka sebelumnya. Tentu, kan kematian hanya Allah SWT. yang tahu, kapan, dimanapun, sedang apapun. Kalo sudah waktunya Allah panggil, no matter what, tidak akan bisa dicancel meski beberapa detik saja.

Innalillahi Wa inna ilaihi Raajiun.
Kita milik Allah, kita akan kebali pada Allah..

Allah... pelajarannya sering sekali hadir mengenai kematian ini. Iya itu, kapanpun dan dimanapun jika kehendak Allah untuk memanggil kita kembali, kita pasti kembali. Dan kita tak pernah tau apakah kita dipanggil dalam keadaan sedang ta'at, atau sedang down iman nya, apakah sedang dalam keadaan main-main, menunda kebaikan, atau justru sedang kufur.
Maka kematian menurutku menjadi motivasi terbaik bagi kita untuk selalu mengoptimalkan ibadah.
Kalo sedang males, asik main-main seneng-seneng, sedang menikmati keduniaan lainnya, kembali kepada Allah kapanpun menjadi pengingat kita. Seharusnya ampuh..dan semoga selalu diingatkan kesana, sehingga setidaknya ibadahnya ngga jadi menurun dan keburukannya ga jadi dilakukan.

Melihat wafatnya Beliau, sungguh baik.. Banyak orang yang mendoakan, banyak yang menangisi.. Banyak yang mengshalatkan..Ribuan orang..jenazah beliau pun diberangkatkan ke Mesjid Istiqlal dulu.. Subhanallah..

Banyaknya orang yang mengenal kita sehingga pada akhir hidup kita sangat banyak dishalatkan memang bukan syarat daari kematian yang indah, namun itu merupakan salah satu ciri dan sarana kemudahan,dengan doa-doa dan shalat dari ribuan orang..bayangkan..sedang doa sangat bermakna.
Meski begitu yang terpenting bagi kita sebagai hamba Allah adalah, diri kita yang baik dan indah dimata Allah..dimata Allah SWT. Dan Allah tidak akan meng-indahkan seseorang melainkan karena Ibadahnya..

Bagaimana akhirku..

Bagaimana akhir kita?

Semoga kita senantiasa berdoa dan berusaha agar bimbingan Allah tak pernah hilang untuk mengiringi jalan hidup kita. Semoga bukan termasuk orang-orang yang Allah sesatkan, Yang Allah mudahkan untuk meninggalkan ibadah-ibadah yang Allah wajibkan yang akan kita pertanggungjawabkan kelak. Dan senantiasa Allah mudahkan untuk mengikuti apa yang Allah perintahkan..dan Rasulullah anjurkan..

Semoga kita senantiasa ingat..

Sekarang belum berjilbab..belum siap.. kalau meninggal dalam keadaan belum ta'at untuk menuruti Allah untuk berjilbab bagaimana? Meski belum merasa siap, atau pantas, kan..Allah tak memerintahkan untuk berjilbab hanya kepada wanita yang sudah siap atau sudah pantas. Allah perintahkan kita memakainya, ketika kita sudah baligh. bukan sudah siap atau sudah pantas.. Semoga Allah mudahkan bagi yang belum..dan senantiasa ingat, itu akan dipertanggung jawabkan, dan ingat bahwa dipanggilnya bisa kapan saja..

Masih pacaran.. kan sudah mau nikah.. 1 tahun lagi, atau 2 tahun lagi..Sekarang ingat lagi bahwa kematian bisa kapan saja..Bagaimana kalo meninggal dalam keadaan masih berpacaran..? belum nikah? memangnya kenapa sih pacaran, kan ga ngapa-ngapain..ga pegang-pegangan juga.. mari dijawab sama-sama saja dalam hati.. Bahkan tak tentu kita berjodoh dengan pacar kita sekarang.. Allah ampuni kami..
Semoga diberi kemudahan..Ketika kita meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan beri kita jutaan kebaikan lagi. Tentu ingin indah dijalan Allah..

Bagaimana kalau masih bolong-bolong shalatnya..
Bagaimana kalau masih suka ngomongin orang..
Bagaimana kalau begini dan begitu..

Bagaimana kalau hal-ha diatas masih terjadi lalu Allah panggil.. belum siap ya? Belum siap berhijab..belum siap pisah sama pacar..tapi belum siap dipanggil Allah juga.. mau mempersiapkan yang mana.. Semoga mulai sekarang Irna(kita) persiapkan lebih baik lagi.. Diberi kemudahan untuk meninggalkan hal-hal yang membuat diri kita sendiri rugi. Dan diberi kemudahan untuk senantiasa ta'at, mencintai Allah. Sehingga kita juga mudah mendapatkan kebaikan dunia dan kebaikan akhirat.
Bukankah tak ada lagi yang lebih kita harapkan selain mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat dari Allah SWT?

Semoga kita bisa ya.
Satu kalimat dari twit ust. Jeffry
"Diri ini selalu ingin kelihatan baik dimata manusia lain..
Padahal begitu jelas keburukannya dimata-Mu.. Ampuni aku.. ampuni aku.."

:'(

Allah.. dipagi ini.. atas fitrah Islam.. Atas agamaMu..
Selamatkanlah hatiku..
Selamatkanlah hariku..
Selamatkan Akhirku..

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

HELLO!

HELLO!
24 y/o wife, graphic designer, and bachelor of communication design, who live within dreams of positive changes.

SAY HI ON

SAY HI ON

SOCIAL MEDIA

  • FACEBOOK
  • INSTAGRAM
  • TWITTER
  • ZAID
  • YOUTUBE
  • ZELINA

Blog Archive

  • ▼  2018 (1)
    • ▼  July (1)
      • Maryam and the story of her birth process
  • ►  2017 (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2016 (1)
    • ►  July (1)
  • ►  2015 (3)
    • ►  October (1)
    • ►  July (2)
  • ►  2014 (5)
    • ►  November (1)
    • ►  May (2)
    • ►  March (2)
  • ►  2013 (18)
    • ►  December (1)
    • ►  September (4)
    • ►  July (6)
    • ►  June (1)
    • ►  April (2)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2012 (6)
    • ►  December (2)
    • ►  October (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2011 (12)
    • ►  December (10)
    • ►  August (1)
    • ►  April (1)

recent posts

Popular Posts

  • Another Phase of Life
    In the name of Allah, the Most Gracious Most Merciful Hello & Assalamualaikum everyone, How are yoouu? Been so long! I'm so happ...
  • Bus Station #1 : BAIK!
    Bismillah. :) So grateful that I can post this time. :) Hope life being nice to you lately,my pray as usual. :) Di tengah research pr...
  • My Calligraphy Was Sold at the Price of...
    Salaam. As I promised, I'm gonna tell you about my Calligraphy competition. HERE WE GO!! but first, I'm so sad that today is my al...
  • Between Love & Work & Effort
      Happy Ramadhan! You know, It's been several weeks I was keeping my self on writing this topic. Kinds of work in my internship pr...
  • The Amazing Qur'an Journal Book
    In the name of Allah Most Gracious, Most Merciful Salam. How are You? Thank you for coming again..so you really want to know what's ...

Page Views

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates